Kepala Desa Kawistolegi, PKNS SMAIT Al Uswah Hidupkan Perpustakaan Desa Kami

Program Kerja Nyata Siswa (PKNS) SMAIT Al Uswah Surabaya telah berakhir pada hari Jum’at (14/3), dan diakhiri dengan acara pelepasan di desa tempat PKNS berlangsung. Alhamdulillah, PKNS  mendapat sambutan yang cukup baik dari masyarakat dan para tokoh masyarakat desa yang ditempati. Program yang berlangsung selama lima hari ini terasa sangat singkat bagi mereka. Program ini berlangsung pada Ahad hingga hari Jum’at tanggal 9 – 14 Maret 2025 . Program yang  merupakan program pengabdian masyarakat ini  diikuti oleh 115 siswa kelas XI SMAIT Al Uswah. Mereka dibagi dalam 11 kelompok dengan didampingi seorang guru pendamping. Masing kelompok ditempatkan di satu desa yang ditentukan sekolah. Ada 11 desa, di 8 kecamatan di kabupaten Lamongan Jawa Timur yang menjadi tempat dari PKNS tahun ini.

Kegiatan yang dilaksanakan di bulan Ramadhan ini, kegiatan yang dilakukan siswa selama menjalani PKNS adalah Mengajar SD/MI, Menjadi Imam dan Kultum di Masjid/Musholla (khusus siswa putra), Mengajar Ngaji di TPQ/MI, Membantu Administrasi Pemerintah Desa setempat, Mengadakan kegiatan sosial di daerah sekitar/lembaga setempat (kegiatan bersama warga/lomba untuk anak anak) Tadarusan bersama Warga  

Salah satu desa yang ditempati PKNS SMAIT Al Uswah Surabaya tahun ini adalah desa Kawistolegi kecamatan Karanggeneng. Desa yang berada di tepian Bengawan Solo ini tahun ini mendapatkan kesempatan ditempati PKNS untuk yang pertama kali. Jumlah siswa yang mengikuti program pengabdian masyarakat di desa ini sebanyak 10 siswa putri. Selain kegiatan mengajar di sekolah dan membatu admistrasi pemerintahan desa sebagaimana agenda PKNS, siswa juga mendapat permintaaan khusus dari kepala desa untuk memperbaikai perpustakaan desa.

Setelah acara pelepasan siswa PKNS di Balai Desa, Kepala Desa Kawistolegi Drs. H. Muhadji menyampaikan: Kami atas nama pemerintahan desa Kawistolegi bersama masyarakat sangat berterima kasih kepada lembaga SMAIT Al Uswah Surabaya yang telah mengirim anak anak PKNS di desa Kawistolegi, kami senang dan bangga atas kerja anak anak banyak membantu kami khususnya di perpustakaan dengan banyak membantu buku buku untuk mengisi perpustakaan. Perpustakaan kami yang tadinya mati terasa hidup kembali, sayang waktunya singkat sekali, muda mudahan tahun depan masih dipercaya untuk ditempati lagi. Kami juga mohon maaf, mungkin tidak bisa menghormat dengan baik, Tidak bisa memberi layanan yang memuaskan, semoga kegiatan ini bisa memberi berkah dan manfaat bagi kami juga anak anak dan lembaga SMAIT Al Uswah Surabaya.

Kepala Dusun Kawisto, salah satu dusun di desa Kawistolegi, Bapak Achwan mengatakan: Atas nama pemerintah desa kawistolegi sangat berterima kasih kepada siswa PKNS, atas kerja anak anak yang begitu baik dan memuaskan dalam waktu yang singkat. Semoga Allah SWT selalu membimbing ke jenjang pendidkan yang berikutnya yang baik. Kesan bahwa PKNS ini terlalu singkat waktunya juga disampaikan oleh Sekretaris Desa Bapak Amiru Mukminin. Semoga PKNS selanjutnya bisa lebih baik.

Seputar Pendidikan Lainya