Oleh: Abdullah Faqih Putro Argo, S.H (Guru SDIT Al Uswah Surabaya)

Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan zaman, menjaga Al-Qur’an di dalam dada menjadi sebuah kemuliaan sekaligus tanggung jawab besar. SDIT Al Uswah Surabaya sebagai lembaga pendidikan Islam memahami betul hal ini. Melalui program Sertifikasi Akumulasi Tahfidz, sekolah ini tidak hanya mendorong siswa untuk menghafal, tetapi juga membina mereka untuk menjaga dan merawat hafalannya dengan istiqamah dan penuh amanah.

Menghafal Al-Qur’an bukan sekadar capaian akademik atau prestasi sementara. Lebih dari itu, ia adalah perwujudan dari firman Allah: “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menjaganya.” (QS. Al-Hijr: 9). Ayat ini menunjukkan bahwa penjagaan Al-Qur’an merupakan janji Allah. Salah satu bentuk penjagaan itu adalah melalui hafalan para huffaz di seluruh dunia. Maka, siapa pun yang menghafal dan menjaga Al-Qur’an di dalam hatinya, sejatinya ia menjadi bagian dari penjaga Kalamullah di muka bumi.

Sejalan dengan ayat tersebut, Sertifikasi Tahfidz Akumulasi yang dilaksanakan oleh SDIT Al Uswah Surabaya merupakan program tahunan yang dirancang untuk menguji dan mengakui capaian hafalan siswa secara menyeluruh. Pada tahun 2025 ini, proses seleksi berlangsung dari tanggal 9 Mei hingga 26 Mei 2025. Dalam prosesnya, siswa diuji untuk membaca satu juz per hari secara muthqin (lancar dan tepat), dari awal hingga akhir, tanpa melihat mushaf. Capaian hafalan siswa yang diuji dalam program ini meliputi tingkat: Minimal 3 Juz, 5 Juz. 10 Juz, 20 Juz, hingga 30 Juz

Dari 86 siswa yang mengikuti seleksi, 60 siswa dinyatakan lolos dan siap menjalani proses sertifikasi. Ini adalah bukti komitmen mereka dalam menjaga hafalan yang telah mereka perjuangkan. Mulai dari setor ayat per ayat, tes kenaikan surah hingga tes 1 juz penuh dan Akumulasi hafalan yaitu membaca hafalan yang telah terkumpul dari awal tanpa melihat mushaf.

Setiap tahap ini bukan hanya mengukur hafalan, tapi juga melatih kedisiplinan, kejujuran, tanggungjawab, konsistensi dan semangat menjaga amanah. Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: “Jagalah Al-Qur’an ini baik-baik. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya Al-Qur’an itu lebih cepat lepas daripada unta dari talinya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadits ini mengingatkan bahwa hafalan Al-Qur’an sangat mudah hilang jika tidak terus dijaga. Maka program Sertifikasi Akumulasi bukan hanya untuk menguji ingatan, tapi juga menanamkan istiqamah dan tanggung jawab moral dalam diri setiap siswa sebagai penjaga Al-Qur’an.

Melalui program ini, SDIT Al Uswah tidak hanya mencetak para penghafal Al-Qur’an, tetapi juga calon guru Qur’an, dai, pemimpin umat, dan insan berakhlak mulia yang akan membawa cahaya Al-Qur’an ke tengah masyarakat. Melalui Sertifikasi Akumulasi ini, SDIT Al Uswah bukan hanya memberikan ruang untuk prestasi, tetapi membentuk karakter dan spiritualitas siswa agar menjadi penjaga dan penyebar cahaya Al-Qur’an di masa depan.

Sumber: https://sdit.aluswahsby.sch.id

Insprirasi Guru Lainya