41 Guru Al Uswah Surabaya Lulus Sertifikasi Hafalan Al-Qur'an 5 Hingga 30 Juz
Oleh: Moch. Edris Effendi, S.T., M.PSDM (Direktur Pendidikan Al Uswah Surabaya)
Kesuksesan sekolah dalam menjalankan program hafalan Al-Qur’an sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru-gurunya. Para pendidik yang punya semangat tinggi dalam menghafal, apalagi hafalannya juga banyak, akan lebih mampu membina siswanya menghafal Al-Qur’an. Sebaliknya, guru yang semangat menambah atau menjaga hafalannya rendah, maka sulit untuk mengantarkan muridnya bisa menghafal dengan baik. Harus ada keseriusan dari pengelola lembaga pendidikan untuk menguatkan hafalan dari guru-gurunya, sebagai pra syarat untuk menyukseskan program tahfidz bagi siswanya. Karena kunci kesuksesan dalam mendidik anak terletak pada keteladanan guru-gurunya, selain juga dari orang tuanya.
Sekolah Islam Terpadu Al Uswah memiliki perhatian khusus terhadap penguatan dan penjagaan hafalan Al-Qur’an guru-gurunya. Secara rutin lembaga Pendidikan ini menyelenggarakan uji sertifikasi untuk semua pendidiknya sebanyak 3 kali dalam setahun. Salah satunya tiap bulan Januari, Al Uswah Surabaya mengadakan sertifikasi khusus untuk guru-guru yang punya hafalan 5 hingga 30 juz. Alhamdulillah, pada tanggal 9-10 Januari 2026 ini ada 41 guru Al Uswah yang lulus tes hafalan tersebut. Para guru itu langsung diuji oleh Ustadz Baidun Makenun, Lc, Al Hafidz yang memiliki sanad hafalan dari Syiria. Kriteria penilaian meliputi tiga aspek, yaitu Kelancaran, Tajwid, dan Fashohah. Mereka dinyatakan lulus jika mendapatkan nilai di atas 80. Ringkasan hasil tesnya sebagai berikut:
Kategori | Jumlah Guru |
5-9 juz | 14 orang |
10-14 juz | 10 orang |
15-19 juz | 11 orang |
20-29 juz | 3 orang |
30 juz | 3 orang |
Jumlah | 41 orang |
Kompetensi hafalan Al-Qur’an guru-guru Al Uswah dari tahun ke tahun terus menunjukkan progres yang positif. Hal ini sejalan dengan sistem pembinaan yang secara rutin difasilitasi oleh Yayasan terlaksana dengan baik di semua unit Al Uswah, yakni di SDIT, SD 2, SMPIT, dan SMAIT Al Uswah. Kita tidak menginginkan guru-guru Al Uswah menghadapi masalah dimana hafalannya banyak yang hilang. Beberapa kali kami menjumpai para calon guru (pelamar) yang menyatakan pernah hafalan 30 juz, tapi yang benar-benar lancar kurang dari 5 juz. Kompetensi hafalan guru Al Uswah ini menjadi modal berharga untuk mendukung program unggulan sekolah ini, yaitu program pembelajaran tahsin dan tahfidz Al-Qur’an.
Program unggulan di Al Uswah Surabaya dari awal pendiriannya hingga sekarang adalah program hafalan Al-Qur’an. Hal ini diperkuat dengan data hasil kajian yang dilakukan oleh tim Penjaminan Mutu Al Uswah. Analisa datanya menunjukkan bahwa harapan dan kepuasan terhadap program tahfidz Al-Qur’an di Al Uswah menempati peringkat paling tinggi. Apalagi sekarang disupport dengan metode belajar baca Al-Qur’an “Adz Dzikro” yang sudah berhasil disusun oleh tim Al Uswah dan sudah diterapkan sejak awal tahun ajaran 2025-2026 ini. Kepuasan terhadap pembiasaan ibadah harian, budaya literasi, penguatan karakter siswa juga menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi. Semoga Al Uswah Surabaya bisa istiqomah dalam menjaga mutu layanan pendidikannya, sehingga mampu mengantarkan anak-anak menjadi pemimpin teladan bangsa ke depannya.