Sambut Ramadhan, 495 "Duta Kebaikan" SDIT Al Uswah Surabaya Ramaikan Kawasan Surabaya Timur

Oleh: Sulaikah Kurniawati. S.Si (Waka Kesiswaan SDIT Al Uswah Surabaya,)

SURABAYA – Sinar matahari pagi di sekitar jalan Kejawan Gebang kecamatan Sukolilo kawasan Surabaya Timur seolah kalah terang dengan senyum ratusan siswa SDIT Al Uswah Surabaya pada Jumat (13/2/2026). Sebanyak 495 siswa tumpah ruah ke jalanan dalam gelaran Tarhib Ramadhan, sebuah syiar kreatif untuk mengajak warga menyambut bulan suci dengan suka cita.

Syiar di Jalanan: Poster Kreatif dan Hadiah Unik
Sepanjang rute pawai, warga disuguhi pemandangan barisan siswa yang tertib membawa poster-poster dakwah hasil kreasi mandiri. Pesannya sederhana namun mendalam: ajakan berpuasa, berbagi, dan menjaga lisan.

Namun, yang paling mencuri perhatian adalah momen saat para siswa membagikan special gift. Bukan sekadar bungkusan, kado tersebut berisi:

Jadwal Imsakiyah: Sebagai pengingat waktu-waktu mustajab.

Bumbu Dapur Instan: Sebuah simbol dukungan agar para ibu di wilayah Kejawan Gebang lebih praktis dan semangat dalam menyiapkan hidangan sahur dan buka untuk keluarga.

“Senang sekali bisa kasih jadwal imsakiyah dan bumbu ke warga. Biar mereka tahu Ramadhan sebentar lagi datang dan makin semangat masaknya!” ujar salah satu siswa peserta pawai.

Meneladani Hijrah di Balik Dinding Kelas
Kemeriahan di jalanan tidak membuat esensi kegiatan ini luntur. Usai pawai, suasana berubah menjadi lebih tenang saat siswa memasuki ruang kelas untuk melakukan refleksi.

Didampingi wali kelas, para siswa diajak menyelami kembali kisah Hijrah Nabi Muhammad SAW dan para sahabat. Refleksi ini bertujuan agar siswa memahami bahwa Ramadhan adalah momen terbaik untuk “berhijrah” atau berpindah dari kebiasaan buruk menuju kebiasaan yang lebih mulia.

Mempersiapkan “Peta Jalan” Ibadah
Agar semangat tidak hanya membara di awal, para siswa juga melakukan aksi nyata di dalam kelas:

Operasi Hias Kelas: Mengubah dekorasi kelas menjadi nuansa Ramadhan untuk membangkitkan mood beribadah selama di sekolah.

Mapping Target Ramadhan: Siswa menuliskan resolusi pribadi secara spesifik—seberapa banyak mereka ingin khatam Al-Qur’an dan amalan sunnah apa yang ingin diperbanyak.

Diary Ramadhan: Setiap siswa dibekali buku harian khusus yang akan menjadi saksi perjalanan spiritual mereka selama 30 hari ke depan.

Misi Besar: Gembira dan Maksimal
Kegiatan Tarhib ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Pihak sekolah menegaskan bahwa tujuannya adalah memastikan setiap siswa merasa bahagia menyambut Ramadhan. Dengan rasa gembira, diharapkan seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan secara maksimal hingga hari kemenangan tiba.

Melalui langkah-langkah kecil di sepanjang jalan Kejawan Gebang ini, SDIT Al Uswah Surabaya sedang mendidik generasi yang tidak hanya sholeh secara pribadi, tetapi juga peduli untuk mensyiarkan kebaikan kepada sesama.

Insprirasi Guru Lainya