Gemuruh Kebajikan di SDIT Al Uswah Surabaya, Hidupkan Karakter "The Best Idol" dalam Shining Ramadhan 1447 H

Oleh: Sulaikah Kurniawati . (Guiru SDIT Al Uswah Surabaya,)

SURABAYA – Suasana Ramadhan 1447 H di lingkungan SDIT Al Uswah Surabaya terasa begitu semarak dengan berbagai aktivitas penuh makna dalam agenda Shining Ramadhan 2026. Mengangkat tema besar “IDOLAKU, Inspirasiku Meraih Taqwa”, sekolah ini tengah mendampingi para siswa untuk menyelami kembali literasi sirah Nabi Muhammad SAW dan para sahabat guna menjadikan mereka sebagai figur panutan utama (The Best Idol) dalam keseharian.

Pilar Literasi: Menghidupkan Sirah melalui Diary Ramadhan

Sebagai napas dari seluruh rangkaian program, setiap siswa kini sedang intensif mendokumentasikan perjalanan spiritual mereka melalui buku aktivitas Diary Ramadhan (DiRa). Di ruang-ruang kelas, para pengajar tidak sekadar memotivasi kedisiplinan ibadah, tetapi juga secara rutin menyampaikan materi mendalam terkait sirah sahabat. Melalui DiRa, nilai-nilai perjuangan masa lalu dihidupkan kembali dalam rutinitas harian, memastikan setiap siswa memiliki pemahaman kuat mengenai karakter sang idola sejati.

Internalisasi nilai ini pun terpancar dari target ibadah harian yang variatif dan berjenjang. Siswa kelas 1 tengah berjuang meniti puasa menuju Maghrib dan pembiasaan shalat Dhuha, sementara kelas 2-3 mulai konsisten dengan puasa penuh serta infaq harian. Di jenjang yang lebih tinggi, siswa kelas 4-6 sedang memacu diri untuk khatam tilawah Al-Qur’an, memperbanyak sedekah barakah, hingga mempersiapkan diri untuk puncaknya yakni pelaksanaan iktikaf. Target-target ini menjadi tolok ukur nyata transformasi spiritual siswa di bulan mulia ini.

Geliat Sosial Kemanusiaan: Dari Surabaya untuk Dunia

Semangat kedermawanan Rasulullah dipraktikkan secara nyata melalui aksi kemanusiaan yang melibatkan seluruh warga sekolah. Dalam program Belajar dari Syekh Palestina, siswa mendapatkan tausiyah berharga dan melaksanakan shalat Dhuhur berjamaah bersama Syekh Saad dari Palestina, yang dibarengi dengan penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas internasional.

Di tingkat lokal, melalui program Zakat ON, sekolah bersinergi dengan LAZ Uswah Amanah dan LMI untuk memberikan edukasi sekaligus praktik langsung pembayaran zakat fitrah. Momentum berbagi pun semakin terasa melalui Aksi Super Berbagi: siswa kelas 1-2 mendistribusikan 100 paket sayur kepada tetangga sekolah, kelas 3-4 menyalurkan alat tulis ke Panti Asuhan Maslahatul Ummah di Manyar Sabrangan, serta kelas 5-6 yang bergerak membagikan 200 paket sembako. Tak ketinggalan, Infaq Masjid disalurkan ke 7 masjid yang juga menjadi pusat kegiatan iktikaf dan donasi.

Kegiatan Khusus: Meneladani Jejak Sahabat (9–11 Maret 2026)

Puncak internalisasi karakter dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan khusus yang dirancang interaktif berbasis sirah:

  • Pondok Ramadhan (Kelas 1): Siswa kelas satu mengawali perjalanan mereka dengan penuh warna melalui kreasi talenan, pentas Ramadhan, dan sesi berkisah yang memikat, ditutup dengan indahnya kebersamaan dalam buka bersama serta shalat Tarawih.
  • Mabit Ceria (Kelas 2-3): Menghadirkan suasana menginap yang hangat di sekolah, diisi dengan berbagai permainan edukatif berbasis kisah sahabat Nabi, pentas seni, serta ekspresi kreativitas melalui talenan.
  • Mabit Juara (Kelas 4-5): Siswa level atas ditantang melalui permainan ketangkasan yang mengadopsi karakter tangguh para sahabat. Khusus bagi siswa kelas 5, momen ini menjadi spesial dengan pelaksanaan ibadah Iktikaf di masjid untuk memperkuat kecerdasan spiritual.
  • Safari Masjid (Kelas 6): Sebagai pungkasan jenjang, siswa kelas 6 melaksanakan iktikaf di masjid sekaligus melakukan interaksi sosial langsung dengan masyarakat, meneladani peran masjid sebagai pusat peradaban Islam.

Melalui seluruh rangkaian ini, SDIT Al Uswah Surabaya berharap literasi sirah yang ditanamkan mampu menjadikan Nabi dan para sahabat sebagai standar utama bagi siswa dalam berpikir dan bertindak, demi meraih derajat taqwa yang sesungguhnya.

Insprirasi Guru Lainya