Cetak Sejarah SDIT Al Uswah Surabaya Lahirkan Tiga Hafidzah Pertamanya

Suasana hening, hikmat, haru bercampur bahagia mengiringi setiap rangkaian acara Setoran Akhir Hafalan 30 juz tiga siswa SDIT Al Uswah Surabaya, pada hari Sabtu tanggal 26 April 2025. Suasana itu sangat terasa saat ketiga siswa menyelesaikan setoran akhir hafalan 30 juz. Yaitu dengan membaca hafalan Al Qur’an halaman terakhir juz 25, yaitu bagian akhir dari surat Jatsiyah. Suasana semakin haru saat ustadz Fathur Rozi,  Al Hafidz sang guru tahfidz yang tak kuasa menahan tangisnya saat memimpin Doa Khatam Al Qur’an dan memberikan pesan untuk menjaga hafalan 30 juz kepada ananda. Karena dengan hafalan tersebut ketiga ananda telah diakui dan menjadi keluarga Allah subhanahu wata’ala (Ahlullah). Semoga kita semua bisa reuni di surganya Allah swt.

Air mata para hadirin semakin terkuras saat ketiga siswa yang berprestasi ini. yaitu ananda Hasna Yasmin Muzakki, ananda Mallika Mahira Sakhi, dan ananda Quaneisha Nazanin Gazala Adiba, yang semuanya adalah siswa kelas 5 SDIT Al Uswah Surabaya, melakukan sungkeman kepada orangtuanya masing-masing di depan hadirin yang hadir di acara, sebagai wujud rasa syukur dan terimakasihnya atas capaian yang luar biasa itu.

Setelah acara sungkeman, acara dilanjutkan dengan pemberian ijazah oleh ustadz Fathur Rozi, dan penyematan mahkota kepada ketiga ananda yang disampaikan oleh kepala sekolah SDIT Al Uswah Surabaya ustadzah Merryta Nidayani, S.Pd. Dalam sambutannya ustadzah Merryta menyampaikan rasa syukurnya atas capaian ananda kelas 5 SDIT Al Uswah. Ini berarti SDIT Al Uswah menyusul kakak-kakaknya di SMPIT Al Uswah dan SMAIT Al Uswah yang telah lebih dulu melahirkan para Hafidz dan Hafidzah. Beliau juga menyampiakan rasa terimaksihnya kepada Diknas Kota Surabaya, Yayasan, orangtua siswa dan para guru semuanya yang telah mendukung program hafalan Al Qur’an.

Sambutan berikutnya adalah ketua Yayasan Ukhuwah Islamiyah , yayasan yang menaungi SDIT Al Uswah Surabaya, ustadz Prof. Indra Adji Sulistijono. Beliau menyampaikan keberhasilan program hafalan di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al Uswah Surabaya. Mulai dari SDIT, SMPIT dan SMAIT Al Uswah Surabaya. Selain menceritakan keberhasilan hafalan Al Qur’an siswanya, Prof. Indra juga menceritakan keberhasilan para guru tahfidz yang juga rutin menghafal Al Qur’an.

Kemudian sambutan terakhir disampaikan oleh perwakilan dari Dinas Pendidkan Kota Surabaya ibu Dra. Munaiyah, M.Pd. Beliau menyampaikan permohonan maaf bahwa Kepala Dinas tidak bisa hadir karena padatnya agenda beliau. Bu Munaiya menyampaikan bahwa acara ini penuh dengan emosional dan menguras air mata. Beliau menyampaikan rasa kagumnya kepada anak-anak yang telah menuntaskan hafalan 30 juz. Beliau menyampaikan bahwa pemerintah kota Surabaya telah lama memberikan beasiswa tahfidz hingga SMP, dan juga memfasilitasi PPDB melalui jalur prestasi penghafal kitab suci. Setelah acara sambutan dan terdengar adzan dzuhur, acara kemudian ditutup dengan doa.

Artikel Lainya