LDKS SMAIT Al Uswah Surabaya Manajemen Diri, dan Keislaman Siswa

Oleh: Evi Fuji Andini, S.Pd.Gr (Kepala SMAIT Al Uswah Surabaya)

Kepemimpinan dan manajemen diri merupakan hal-hal yang penting dalam membentuk generasi SMAIT Al Uswah Surabaya yang berkompeten. Di sisi lain, keorganisasian dapat berjalan dengan baik apabila digerakkan oleh beberapa individu dengan karakter yang baik. Maka dari itu, kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) dijalankan agar peserta didik baru dapat mempersiapkan dirinya untuk menjadi bagian dari generasi tersebut. Selain menumbuhkan sifat kepemimpinan yang baik, dibutuhkan keimanan sebagai penunjang dasar paling utama. Isi dari kegiatan ini berfokus pada penataan ruhiyah, fikriyah, serta jasadiyah peserta didik baru. Jiwa kepemimpinan dan perbaikan karakter wajib dibentuk untuk mencapai visi dan misi sekolah yang merupakan tujuan berdirinya SMAIT Al Uswah Surabaya. Harapan besar sekolah mewujudkan generasi Islam berkarakter dan berprestasi.

Tujuan agenda Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di antaranya: memunculkan dan meningkatkan kesadaran beribadah para panitia dan peserta, memunculkan dan meningkatkan perbaikan akhlak para panitia dan peserta, memunculkan dan mengembangkan potensi jiwa pemimpin para peserta, mewujudkan panitia dan peserta yang tuntas dalam nilai-nilai karakter kesabaran, kedisiplinan, Amanah dan tanggung jawab, ketegasan, problem solving, Kesehatan mental dan fisik, dan dasar bela negara, menjadikan kerjasama  dan solidaritas sebagai dasar utama dalam berkelompok, dan menumbuhkan dan meningkatkan daya juang peserta dalaam kegiatan eksternal.

Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) diikuti oleh seluruh siswa kelas X sebanyak 141 siswa dan diselenggrakan di Bumi Perkemahan Coban Rondo Malang dari hari Rabu—Jumat, 20—22 Agustus 2025. Selain ustadz/ustadzah yang mengawal terlaksananya kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) ini, sekolah melibatkan kepanitiaan dari siswa kelas XI dan XII. Siswa kelas XI (yang terpilih berdasarkan hasil seleksi) diberikan kepercayaan penuh untuk menghandel rangkaian acara dari penyusunan proposal, hari H, hingga penyususnan laporan pertanggungjawaban. Sedangkan siswa kelas XII (BPH organisasi) kami berikan kepercayaan sebagai supervisor (spv) selama berjalannya agenda Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Ustadz/ustadzah yang mendampingi penuh di antaranya: ustadz Nibras Fuadi Muwwaqor, M.Si selaku Waka kesiswaan, ustadz Muhammad Asyam Murtadho, S.Hum selaku PJ organisasi, ustadz Lukman Zainudin selaku tim kesiswaan, ustadz Muhammad Imaduddin, Lc. Selaku wali kelas X Putra 1, ustadzah Arik Puji Astuti, S.Psi selaku tim kesiswaan, ustadzah Nabilah Syadza Mahdiyyah, S.Pd selaku tim kesiswaan, ustadzah Ory Kurnia Ayu Devianti, M.Si selaku staf kesiswaan, dan ustadzah Azizah Mujahidah Abdullah, S.Psi selaku wali kelas X Putri 2.

Pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMAIT Al Uswah Surabaya antara siswa laki-laki dan perempuan terpisah. Lokasi peserta laki-laki dan perempuan di Bumi Perkemahan Coban Rondo Malang, sedangkan tata letaknya berbeda ground selama agenda Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Hal tersebut kami lakukan bertujuan untuk memberikan wadah kepada tiap anak untuk bisa berekspresi dan tidak saling menggantungkan antar satu dengan lainnya. Selain itu, sekolah berharap dengan adanya kegiatan di lapangan yang terpisah antara laki-laki dan perempuan dalam rangka tidak terjadinya ikhtilat.

Semoga agenda Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMAIT Al Uswah Surabaya berjalan dengan lancer dan bisa tercapai tujuan yang diharapkan. Segala ragam aktivitas yang diberikan para panitia selama Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bisa berdampak positif terhadap siswa baru sebagai pemuda yang mandiri dan berkarakter. Dengan peserta didik yang mandiri dan berkarakter, kami percaya akan membawa kebaikan dan keberkahan untuk dirinya di mana depan dan untuk sekolah sendiri.

Insprirasi Guru Lainya