Lestarikan Budaya Kelas 4 SDIT Al Uswah Gelar Keragaman Tarian Adat Nusantara
Indonesia tidak hanya negara yang kaya akan sumber daya alamnya, tetapi bangsa Indonesia yang sering disebut Nusantara juga dikenal sebagai bangsa yang kaya akan seni, budaya, bahasa, adat-istiadat, berbagi bentuk pakaian serta kaya berbagai jenis masakan khas daerah. Untuk mendidik siswa agar mengenali dan mencintai keragaman seni dan budaya nusantara, Kelas 4 SDIT Al Uswah Surabaya mengadakan kegiatan Gelar Keragaman Tarian Adat Nusantara. Kegiatan ini dilaksanakan di lantai 2 Rainbow BG Junction Surabaya ini
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 8 Februari 2025, menurut ustadzah Ria Dwi Afriana, S.Si, salah satu walikelas 4 SDIT Al Uswah Surabaya, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah agar siswa lebih mengenal budaya nusantara dan melestarikan keragaman budaya tarian adat Nusantara. Ada banyak tarian adat nusantara yang ditampilkan siswa kegiatan kali ini. Diantaranya:
- Kelas 4C menampilkan tari Pabat Pibui dari Kalimantan Timur,
- Tarian Cakalele dari Maluku ditampilkan oleh kelas 4A,
- Tarian Mambo Simbo adari Papua ditampilkan oleh kelas 4B (Papua),
- Tarian Gundul-gundul pacul dari Jawa Tengah ditampilkan oleh kelas 4C.
- Tari Jawara (Banten) kelas 4B, Mbiring Manggis (Sumatera Utara) kelas 4A, Alosi ripolo dua (Sulawesi Selatan) keas 4B, Apuse (Papua) kelas 4C
- Sirih pinang (NTT) kelas 4A, Sabilulungan (Jawa barat) kelas 4C, Sigulempong (Sumatera Utara) kelas 4B, Patampasu (Sulawesi Tengah) oleh kelas 4A.