SMAIT Al Uswah Surabaya Gulirkan PKNS untuk Membentuk Karakter Siswa
SMAIT Al Uswah Surabaya kembali menggulirkan Program Kerja Nyata Siswa (PKNS) pada Ahad hingga hari Jum’at tanggal 9 – 14 Maret 2025. Program pengabdian masyarakan yang dilaksananakan rutin setiap bulan Ramadhan ini akan diikuti oleh semua siswa kelas XI SMAIT Al Uswah Surabaya. Melalui program ini siswa tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berjiwa sosial. Program ini sejalan dengan visi dan misi sekolah dalam membentuk generasi Islam yang berkarakter dan berprestasi. Kegiatan PKNS juga selaras dengan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dicanangkan oleh pemerintah.
Selain itu, PKNS juga memperkuat implementasi nilai religius di kalangan siswa, melalui pengamalan dan siswa didorong untuk mengamalkan ilmu yang telah dipelajari, terutama dalam hal menghafal dan mengajarkan Al-Qur’an kepada masyarakat di desa yang menjadi lokasi pengabdian. Begitu juga dengan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan di desa yang telah dipilih telah sesuai dengan visi misi SMAIT Al Uswah membentuk generasi islam berkarakter dan berprestasi. Tidak hanya menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan kompetensi akademis dan sosial, tetapi juga menjadi media penerapan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila guna mencetak generasi unggul yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Kegiatan yang dilkukan siswa selama menjalani PKNS adalah Mengajar SD/MI, Menjadi Imam dan Kultum di Masjid/Musholla (khusus siswa putra), Mengajar Ngaji di TPQ/MI, Membantu Administrasi Pemerintah Desa setempat, Mengadakan kegiatan sosial di daerah sekitar/lembaga setempat (kegiatan bersama warga/lomba untuk anak anak) Tadarusan bersama Warga Kepala Sekolah SMAIT Al Uswah Surabaya ustadzah Evi Fuji Andini, S.Pd berharap, dengan adanya PKNS bisa menjadi sarana pembentukan karakter siswa. Beliau menyampaikan terkait program ini:
- Siswa bisa mandiri minimal dalam kebutuhan pribadinya. Misalnya saat menyiapkan makanan sahur dan buka, menyiapkan baju seragam selama bertugas di sekolah dan TPQ, merapikan tempat tidur, dan lainnya.
- Melatih rasa percaya diri siswa untuk bisa kultum di depan masyarakat umum, menyampaikan materi di depan siswa sekolah dasar, dan mengajar membaca Al Quran di TPQ.
- Meningkatkan rasa syukur dan empati siswa dengan berbaur langsung di masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai petani.
- Siswa bisa menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dari perangkat desa, kepala sekolah dasar, dan pengurus TPQ. Meski tiap kelompok didampingi oleh ustadz/ustadzah, siswa tetap dipantau oleh kepala lembaga terkait.
Untuk tahun 2025 ini lokasi PKNS dilaksanakan di 11 desa di Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Nama-nama desa tersebut adalah:
- Desa Kawistolegi, Kec. Karanggeneng, Kab. Lamongan
- Desa Ganggang, Kec. Medalem, Kab. Lamongan
- Desa Pucakwangi, Kec. Babat, Kab. Lamongan
- Desa Medalem, Kec. Modo, Kab. Lamongan
- Desa Kembangan, Kec. Sekaran, Kab. Lamongan
- Desa Blumbang, Kec. Maduran, Kab. Lamongan
- Desa Kendal, Kec. Sekaran, Kab. Lamongan
- Desa Tejoasri, Kec. Laren, Kab. Lamongan
- Desa Pelangwot, Kec. Laren, Kab. Lamongan
- Desa Tete, Kec. Glagah, Kab. Lamongan
- Dusun Sumberwungu, Desa Kedungpengaron, Kec. Modo, Kab. Lamongan