Wisuda Tahfidz SMAIT Al Uswah Surabaya 7 Siswa Tuntas Hafalan 30 juz
Alhamdulillah, telah dilaksanakan Wisuda Tahfidz dan Munaqasyah kelas XII SMAIT Al Uswah Surabaya tahun 202 pada hari Sabtu tanggal 12 April 2025. Acara yang dilaksanakan di Graha Sawunggaling Gedung Pemerintahan Kota Surabaya ini diikuti oleh 124 peserta wisudawan. Acara yang diberi judul Wisuda Tahfidz Al Qur’an dan Doa Bersama ini mengambil tema Melangitkan Doa untuk Mewujudkan Generasi Pemimpin Qur’ani. Selain acara wisuda siswa yang telah menunantaskan target hafalannya, ada juga ujian terbuka atau Munaqasyah dari perwakilan wisudawan dengan penguji ustadz Jajaluddin Ahmad, Al Hafid.
Dari tujuh siswa perwakilan wisudawan yang ditunjuk dan naik ke panggung, Alhamdulillah semuanya bisa menjawab dan meneruskan ayat-ayat yang dibacakan penguji. Acara wisuda ini disaksikan langsung oleh para orangtua atau walimurid yang hadir di acara ini. Turut hadir juga para dewan guru, para pengurus, pengawas dan pembina yayasan Ukhuwah Islamiyah Surabaya. Yayasan yang menaungi SMAIT Al Uswah Surabaya. Dalam sambutannya Kepala Sekolah SMAIT Al Uswah Surabaya ustdzah Evi Fuji Andini, S.Pd menyampaikan laporan capaian target tahfidz siswa dari tahun ke tahun. Alhamdulillah, capaian tahfidz kelas 12 tahun ini yang sudah mecapai target sudah 99 persen.
Setelah sambutan dari kepala sekolah, ada juga sambutan dari ketua Yayasan Ukhuwah Islamiyah Surabaya Prof. Dr. Indra Adji Sulistijono, M.Eng. Dalam sambutannya beliau menyampaikan kekhasan pendidikan yang ada di Al Uswah Surabaya. Yaitu adanya pendidikan dan pengajaran Al Qur’an, selain pelajaran yang ada di kurikulum nasional. Stelah sambutan acara selanjutnya adalah prosesi wisuda tahfidz. Dari 124 siswa yang diwisuda alhamdulillah ada 7 siswa yang telah menuntaskan hafalan Al Qur’an 30 juz. Mereka adalah
- Khadijah Nurul Azmi
- Hafidzah Rahiimah
- Zakiyah Nurridha Kautsar
- Rifdatus Shidqiyah
- Shofwatul Azizah
- lutfi Aqil Hibatullah
- Hamasah Azkia Mumtaza
Kemudian setelah itu ada acara taujih dengan narasumber ustadz Dr. H. Ahmad Jajaluddin, Lc, MA dari UIN Malang. Dalam taujihnya ustadz menekankan kepada siswa dan para orangtua agar ananda yang telah diwisuda terus menjaga hafalannya. Karena wisuda tahfidz bukanlah akhir dari pembelajaran Al Qur’an. Tetapi setelah wisuda adalah babak baru untuk menjaga dan mempertahankan hafalan ketika siswa nanti memasuki dunia pendidikan tinggi. Acara kemudian diakhiri dengan doa bersama untuk kesuksesan ananda semua pasca lulus dari sekolah