Siswa Baru SMAIT Al Uswah Surabaya Diajari Cara Cerdas Finansial
Oleh: Nur Hayati, S.Ak (Wakil Bendahara Yayasan Ukhuwah Islamiyah Surabaya)
Siswa baru kelas X SMAIT Al Uswah Surabaya telah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak hampir sepekan yang lalu. Pada saat siswa lama masuk kembali ke sekolah hari Senin yang lalu (15/7), siswa baru kelas X masih mengikuti rangkaian kegiatan MPLS yaitu pelatihan Achievement Motivation Training (AMT). Mereka mengikuti pelatihan AMT selama dua hari yaitu pada hari Senin dan Selasa. Pada hari kedua AMT, materi yang disampaikan adalah Penguatan Ibadah, Penguatan Adab Berbusana, Bijak dalam Bermedsos dan Cerdas Finansial.
Untuk Materi Cerdas Finansial, materinya disampaikan oleh ibu Nur Hayati, S.Ak wakil bendahara Yayasan Ukhuwah Islamiyah, yayasan yang menaungi sekolah Al Uswah Surabaya. Dalam pelatihan itu bu Nunung, panggilan akrab pemateri, mengajak siswa baru untuk berlatih mengelola keuangannya sendiri. Dan mengelola keuangan itu harus menjadi kebiasaan setiap orang. Karena pengelolaan keuangan bisa melatih kita untuk mengukur atau merencanakan kemampuan kita. Kita bisa menghitung uang yang miliki setiap bulannya misalnya. Lalu kita bisa mengelolanya dengan membuat rencana pengeluaran. Untuk apa dana yang kita miliki dibelanjakan.
Dari materi ini Siswa baru kelas X SMAIT Al Uswah dilatih, agar ketika mau membelanjakan uangnya mereka bisa mengelompokkan, mana-mana barang-barang yang akan dibeli termasuk dalam katagori kebutuhan, dan mana-mana barang yang sekedar untuk memenuhi keinginan saja. Dengan berlatih untuk bisa mengelompokkan barang-barang yang akan dibeli tersebut, maka kita selalu akan mempertimbangkan saat akan mengeluarkan uang, dan bijaksana saat belanja serta tidak boros dan suka menghamburkan uang yang tidak ada manfaatnya,
Sehingga dengan demikan selalu ada perencanaan keuangan. Dan dalam melakukan perencanaan keuangan, harus dimasukkan juga anggaran untuk menabung. Menabung itu harus direncanakan, tidak menunggu adanya sisa uang. Kalau kita bisa disiplin dalam menabung, maka kita bisa berhemat dan menahan diri dari membelanjakan yang sekedar menuruti keinginan. Dengan menabung kemanfaatanya juga akan kembali ke kita masing-masing. Ada siswa yang sudah biasa menabung saat SMP dan hasil tabungannya disimpan dalam bentuk emas.
Pada akhr penyampaian materi bu Nunung mengajak siswa untuk rajin menabung. Dan untuk kegiatan menabung siswa, Sekolah sudah menyapkan tempat menabung yang tepat yaitu di KSPPS Syirkah Permata Ukhuwah (SPU) Surabaya. Petugas dari SPU yang ada di SMAIT Al Uswah Surabaya selalu siap menerima tabungan dari siswa. Semoga ananda semua sukses menggapai cita-citanya.


