Buku Pertama Yang Selesai Dibaca Pada Sebuah Kelas Membaca
Oleh: Sulaikah Kurniawati, S.Si (Wakasis SDIT Al Uswah Surabaya)
Bukan membaca buku baru. Tapi buku tahun 2002 gitu ya, Lawas. Tapi isinya tetap relate dibaca hingga saat ini. Orang bilang jenis buku Evergreen. Ditulis oleh seorang master trainer pendidikan karakter bernama Timothy Wibowo. Kenapa saya membaca buku ini? Karena saya seorang guru yang notabene banyak bergerak di bidang pendidikan karakter. Saya harus terus menambah kapasitas dan kapabilitas diri sesuai bidang pendidikan.
Buku ini terdiri dari 3 chapter/bab. Chapter 1 tentang kunci pembuka perubahan karakter. Isinya mengupas lengkap 4 jenis karakter manusia. Sanguinis, Koleris, Melankolis dan Plegmatis. Chapter 2 tentang paradigma revolusi pendidikan karakter. Bagaimana karakter itu terbentuk, peran pola asuh dan lingkungan dalam membentuk karakter sampai wajah sistem pendidikan di Indonesia. Chapter 3 lebih kepada 9 tips rahasia revolusi pendidikan karakter. Hal menarik yang saya harus bawahi dan relate sekali dengan yang saya alami adalah pentingnya membangun persepsi. Perilaku menjadi salah karena persepsi yang salah. Serta memaafkan adalah solusi me-reset pikiran agar tidak terjebak dengan perilaku yang salah.
Sebagai penutup, buku ini mengajak kita untuk menghindari berharap perubahan instan pada perubahan karakter anak. Relate sekali, karena anak tidak akan langsung berubah ketika dinasehati hari ini. Butuh waktu dan proses pembiasaan. Seringkali guru SD bisa melihat hasil didikannya ketika muridnya sudah lulus. Banyak kasus, siswa yang dulu dikenal sebagai “hard child” berubah jadi keren. Walaupun berubahnya tidak ketika SD, tetap kita punya andil dan peran di situ. Bersabar. Dan terus melakukan perbaikan adalah kunci pendidikan karakter. Gak bisa dong grusa grusu. Berharap anaknya jadi baik dalam waktu singkat karena merasa sudah bayar uang sekolah banyak. Tidak bisa, karena anak kita bukan robot


