Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SDIT Al Uswah Surabaya

Oleh: Istiana, S.Pd. (Waka Kurikulum SDIT Al Uswah Surabaya)

Jika sebelum implementasi Kurikulum Merdeka (Kurmer) SDIT Al Uswah Surabaya telah melaksanakan pembelajaran berbasis projek, maka saat implementasi Kurmer, SDIT Al Uswah Surabaya juga melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Berdasarkan Kemendikbudristek No.56/M/2022 (2022), projek penguatan profil pelajar Pancasila merupakan kegiatan kokurikuler berbasis projek yang dirancang untuk pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan. Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan secara fleksibel dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaan.

Dalam kurikulum satuan Pendidikan SDIT Al Uswah Surabaya merancang pembelajaran berbasis projek untuk penguatan Profil Pelajar Pancasila. Profil pelajar Pancasila memiliki beragam kompetensi yang dirumuskan menjadi enam dimensi. Keenamnya saling berkaitan dan menguatkan dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila secara utuh. Enam dimensi tersebut, yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Pembelajaran P5 SDIT Al Uswah Surabaya masuk ke dalam kokurikuler yang dirancang sesuai tema besar yang telah ditentukan dengan mengintegrasikan beberapa mata pelajaran dan SKL JSIT (Standar Kompetensi Lulusan Jaringan Sekolah Islam Terpadu) sebagai bentuk projek implementasi Profil Pelajar Pancasila di satuan pendidikan. SKL JSIT sebagai kurikulum khas SDIT Al Uswah Surabaya diharapkan mampu menguatkan capaian karakter profil pelajar Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dikemas dalam empat projek utama yang dapat ditampilkan secara terpadu di semua jenjang kelas 1 sampai 6. Pengalokasian waktu untuk kegiatan ini terpisah dari alokasi waktu kegiatan intrakurikuler sehingga tidak mengurangi kegiatan regular mingguan.

Secara pengelolaan waktu pelaksanaan, projek dapat dilaksanakan dengan menjumlah alokasi jam pelajaran projek dari semua mata pelajaran. Jumlah total waktu pelaksanaan masing-masing projek tidak harus sama. Tema P5 SDIT Al Uswah Surabaya mengikuti tema-tema utama yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Tema-tema utama tersebut dirumuskan menjadi topik oleh satuan pendidikan sesuai dengan konteks wilayah serta karakteristik peserta didik.

Tema-tema utama projek penguatan profil pelajar Pancasila yang dipilih oleh SDIT Al Uswah Surabaya, yaitu gaya hidup berkelanjutan, kearifan lokal, bhineka tunggal ika, bangunlah jiwa dan raganya, dan kewirausahaan. Dalam 1 (satu) tahun ajaran, SDIT Al Uswah Surabaya melaksanakan P5 sekurang-kurangnya 2 (dua) projek dengan 2 (dua) tema berbeda.  

Dalam pelaksanaannya, pelaksanaan P5 SDIT Al Uswah Surabaya bisa lebih terencana dengan adanya modul P5. Modul P5 disusun oleh tim guru dengan panduan dari kurikulum. Dalam modul P5 dipaparkan rangkaian aktivitas P5 secara runut mulai dari tahap pengenalan, tahap kontekstualisasi, tahap aksi, tahap refleksi, hingga tindak lanjut.

Dari pelaksanaan P5 tersebut, dihasilkan berbagai karya dari berbagai tema yang dipilih. Diantaranya produk daur ulang, makanan sehat dan halal, kesenian, dan masih banyak lainnya. Hasil dari P5 tersebut akan ditampilkan pada agenda gelar karya di masing-masing jenjang.

Insprirasi Guru Lainya