Pelatihan Digitalisasi Pembelajaran Menghasilkan Pembelajaran Bermakna
Oleh: Evi Fuji Andini, S.Pd.Gr (Kepala Sekolah SMAIT Al Uswah Surabaya)
Salah satu cara peningkatan kualitas pembelajaran di kelas yaitu meningkatkan kompetensi guru. Salah satu kompetensi guru yang perlu ditingkatkan berkaitan dengan pembelajaran di kelas yaitu menciptakan pembelajaran menggunakan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Dalam era Merdeka Belajar yang menekankan pada fleksibilitas, aksesibilitas, dan kreativitas dalam pembelajaran, memahami dan memanfaatkan teknologi digital adalah suatu keharusan. Pelatihan ini akan membekali seluruh guru SMAIT Al Uswah Surabaya dengan pengetahuan tentang tren dan praktik terkini dalam digitalisasi Pendidikan.
Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan berpusat pada siswa. Pelatihan digitalisasi pembelajaran yang diselenggarakan Litbang Yayasan Ukhuwah Islamiyah untuk seluruh guru di SMAIT Al Uswah Surabaya bertujuan untuk mengintegrasikan teknologi untuk mendorong keterlibatan dan kreativitas siswa dalam proses pembelajaran.
Alhamdulillah pelaksanaan pelatihan digitalisasi pembelajaran sudah dilaksanakan 2 kali yakni hari Sabtu, 28 September 2024 yang dilaksanakan di kelas 5B (SDIT Al Uswah Surabaya) dan 12 Oktober 2024 yang dilaksanakan di ruang 12 (SMAIT Al Uswah Surabaya). Target pelatihan digitalisasi pembelajaran adalah 4 kali pertemuan yang nantinya dilaksanakan pada bulan November dan Desember 2024. Adapun di akhir pelatihan digitalisasi pembelajaran ini nantinya akan ditutup dengan agenda UKG [Uji Kompetensi Guru] yang dilaksanakan pada bulan Desember 2024.
Besar harapan Yayasan Ukhuwah Islamiyah tahun ajaran 2025/2026 SMAIT Al Uswah Surabaya kelas X sudah menerapkan digitalisasi pembelajaran. Dan seluruh guru sudah bisa menguasai LMS yang digunakan sebagai media utama dalam mendukung digitalisasi pembelajaran. Dengan demikian, semoga SMAIT Al Uswah Surabaya bisa selalu eksis di dunia pendidikan dan menghasilkan pemuda-pemuda emas pemimpin masa depan yang adaptif.


