SIT Al Uswah Surabaya Salurkan 100 Paket Bantuan Untuk Korban Bencana Erupsi Semeru

Lumajang –  Indonesia kembali berduka karena bencana alam. Di awal Desember 2021, terjadi letusan gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Dampak erupsi ini sangat dirasakan oleh warga yang tinggal di Kecamatan Pasirian dan Candipuro. Selain adanya korban jiwa, aliran dari lumpur dan abu vulkanik telah mengakibatkatkan ribuan warga kehilangan tempat tinggalnya, sehingga warga yang diwajibkan tinggal di pengungsian untuk menjaga kesehatan dan keselamatan.

Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al Uswah Surabaya segera merespon akan kejadian ini dan melakukan penggalangan dana melalui BMT Syirkah Permata Ukhuwah (SPU). Donasi berhasil digalang dari tiap unit sekolah yang terdiri dari SDIT, SD Al Uswah 2, SMPIT, dan SMAIT. Donasi tersebut berasal dari para guru dan karyawan, siswa-i, serta walimurid. Alhasil, sampai tanggal 22 Desember 2021 lalu telah terkumpul donasi sebesar 12.721.000 (dua belas juta tujuh ratus dua puluh satu ribu rupiah).

Hal ini membuktikan bahwa seluruh warga SIT Al Uswah turut berempati dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi untuk turut membantu saudara-saudara kita disana yang tertimpa musibah. Hal senada juga disampaikan oleh bu Nunung, selaku pengurus manajemen SIT Al Uswah yang mengatakan bahwa terlepas dari siapa yang kita bantu, tanpa memandang ras maupun agama, mereka wajib dibantu, karena ini misi kemanusiaan.

Sebagian bantuan disalurkan melalui pengurus Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Pusat, dan sebagian lainya disalurkan langsung ke lokasi bencana dengan bantuan berupa makanan siap saji yang diberangkatkan hari Sabtu, 1 Januari 2022 lalu sebanyak 100 paket bantuan. Perjalanan mengantarkan bantuan ini berlangsung selama satu hari dengan lokasi pertama di desa Sumber Mujur. Sebanyak 30 paket diturunkan ke posko bencana yang dibantu oleh organisasi ACT untuk distribusi ke rumah-rumah pengungsian warga. Hal ini dilakukan karena akses jalan yang sulit ditempuh oleh kendaraan besar serta jarak antara rumah pengungsi yang tidak dekat sehingga harus diangkut oleh gerobak dorong dengan berjalan kaki.

Lokasi penyerahan bantuan selanjutnya sebanyak 70 paket ditempatkan di tenda-tenda pengungsian darurat yang terletak di lapangan desa Penanggal. Iyan, selaku ketua koordinator relawan disana menginformasikan setidaknya terdapat lebih dari 200 keluarga yang menempati tenda-tenda darurat, dan saat ini memang sangat membutuhkan bantuan berupa sembako dan makanan lainya hingga 4 bulan kedepan sambil menunggu turunya bantuan program Rumah Layak Huni dari pemerintah pusat.

“Semoga dengan bantuan yang disalurkan oleh SIT Al Uswah dan BMT SPU ini dapat turut meringankan beban dan membantu ketahanan pangan para korban bencana erupsi gunung Semeru dan kedepanya, jika ada kejadian serupa dan membutuhkan bantuan kita, InsyaAllah kami tetap siap membantu”, tutup Habib, Koordinator Program Sosial BMT SPU.

Artikel Lainya