ANAK UJIAN, BUNDA STRES! Tips Happy Dampingi Anak Ujian
Oleh: Diana Agustin Tri Nugrahaeni, S.Pd (Guru SD Al Uswah 2 Surabaya)
Pekan ujian akhir semester 1 telah tiba. Saat pekan ujian telah datang, ketegangan tidak hanya dirasakan oleh anak, kadang bunda juga mengalami stres. Namun demikian, bunda harus tetap melakukan dampingan pada ananda dalam menghadapi ujian. Sebagian orang tua mengalami kebingungan karena tidak tahu cara yang tepat dalam membantu dan mendampingi anak. Alih-alih menemani anak belajar, orang tua yang panik malah dapat menambah beban anak dalam menghadapi ujian. Inilah beberapa tips yang dapat dicoba bunda saat mendampingi anak ujian.
Asah keterampilan belajar anak
Orang tua harus sudah mengetahui keterampilan belajar anak sejak dini. Seringkali orang tua hanya menilai kemampuan anak dari nilai yang mereka dapatkan saja. Padahal keterampilan belajar sangat penting dikuasai anak agar selalu berhasil dalam mengerjakan ujian dengan baik.
Bangun kepercayaan diri anak
Ajarkan anak untuk lebih berani dengan menunjukkan bahwa orang tua percaya mereka mampu melewati ujian dengan baik. Menyebarkan perasaan positif kepada anak akan sangat mendukung mereka meraih kesuksesan belajar. Anak dapat diberi kata-kata motivasi dengan membiasakan mereka mengatakan bahwa mereka bisa dan semangat.
Bantu anak membuat strategi belajar
Sukses ujian bukan hanya karena anak dapat mengingat materi dengan baik. Ada beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk membantu mereka. Misalnya jika anak menunjukkan kekawatiran bahwa ia akan melupakan apa saja yang sudah dipelajari atau hafalan di tengah ujian. Maka beritahu anak untuk segera menulis semua di kertas soal saat ujian dimulai. Ajarkan juga pada anak untuk mengerjakan soal yang dirasa mudah terlebih dahulu.
Ajari anak mengelola stres
Bantu anak untuk bicara tentang apa yang mereka rasakan atau penyebab stres yang mereka alami menjelang ujian. Dengarkan dengan empati, sehingga mereka mengerti bahwa orang tua memahami perasaan tegang atau stres mereka adalah sesuatu yang normal terjadi. Ajari anak mengelola stres dengan hal sederhana seperti berdoa, mengatur nafas, bersikap tenang dan memberi sugesti positif.
Dampingi anak secara emosional
Saat menghadapi ujian, anak akan membutuhkan kehadiran dan perhatian lebih dari orang tuanya. Mereka perlu dimengerti, diperhatikan dan didengarkan. Orang tua harus menyempatkan waktu saat anak ujian.
Pastikan anak cukup istirahat
Istirahat merupakan hal yang penting dalam konsentrasi belajar. Kondisi tubuh yang lelah atau dipaksakan belajar terus menerus tidak akan bagus untuk anak. Pastikan anak cukup tidur pada masa ujian agar terus dapat berkonsentrasi dengan baik.
Mengganti suasana belajar anak
Mengganti suasana belajar dapat membuat anak belajar makin efektif. Misalnya sesekali ajak anak belajar di taman atau di kafe yang suasananya mendukung untuk lebih fokus. Hal ini juga dapat mengurangi ketegangan anak saat menghadapi ujian.
Tidak menuntut nilai tinggi
Setiap orang tua menginginkan yang terbaik untuk anak-anak mereka. Tapi soal pendidikan, pengetahuan seorang anak tidak ditunjukkan dengan nilai bagus, menjadi yang pertama di kelas, atau mendapatkan nilai A saja. Jadi, orang tua harus tahu bahwa menekan anak-anak untuk unggul di bidang akademik dapat berdampak negatif pada mereka.
Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan orangtua saat putra putrinya ujian. Orangutan harus tetap tenang dan tidak boleh panik agar dapat melakukan dampingan pada anak secara optimal.


