Untuk Ketahanan Siswa Sekolah Bentuk Satgas Anti Bullying

Maraknya bullying dalam pergaulan sehari-hari, baik melalui media atau pada pergaulan nyata di kalangan remaja, menjadi perhatian serius para pendidik di SMAIT Al Uswah Surabaya. Karena bullying adalah perbuatan yang tidak baik, berupa kekerasan dan penindasan kepada orang lain, maka harus dicegah terjadinya. Karena sesama muslim adalah bersaudara, maka antar sesama dilarang saling menyakiti. Maka untuk mencegah terjadinya bullying, Tim Kesiswaan SMAIT Al Uswah membentuk Satgas Anti Bullying. Satgas beranggotakan 20 orang siswa-siswi yang menjadi perwakilan dari setiap kelas yang ada. Tugas dari dari Satgas adalah berupaya mencegah, mengantisipasi dan megobati bullying.

Untuk membekali anggota Satgas dalam bekerja, maka telah diadakan Pelatihan Satgas Anti Bullying di SMAIT Al Uswah Surabaya. Pelatihan yang diadakan pada hari Sabtu yang lalu (14/1) diisi oleh pemateri ibu Arik Puji Astuti, S.Psi selaku Bagian Bimbingan dan Konseling (BK) SMAIT Al Uswah Surabaya. Materi-materi yang disampaikan pada pelatihan tersebut terdiri dari: (1) Macam-macam bullying, (2) Dampak, permasalahan serta penyebab tindakan bullying, (3) Pencegahan dan penanganan bullying.

Setelah penyampaian materi, kegiatan pelatihan dilanjutkan dengan agenda workshop. Semua peserta terlibat merancang program dan kegiatan Satgas di semester ini. Diantara rencana program pertama yang harus dijalankan oleh Satgas adalah edukasi anti bullying kepada seluruh warga sekolah. Disamping pembentukan Satgas, sekolah juga akan melibatkan orangtua. Karena penanganan bullying juga memerlukan kerjasama antara siswa, orang tua dan pihak sekolah. Sehingga ada tindakan yang sama dalam pencegahan dan penanganan Bullying baik di sekolah maupun di rumah.

Sumber: smait.aluswahsby.sch.id

Artikel Lainya