33 Guru Al Uswah Lulus Ujian Hafalan Al-Qur'an 5 Hingga 30 Juz
Oleh : Moch. Edris Effendi, S.T (Direktur Pendidikan Al Uswah Surabaya)
Beberapa dasawarsa terakhir, keinginan para orang tua untuk mendidik putra-putrinya menghafal Al-Qur’an semakin besar. Tujuannya agar ananda menjadi sholih dengan nilai-nilai Qur’ani. Orang tua juga berharap nantinya bisa masuk surga bersama sang buah hatinya yang menjadi Ahlul Qur’an. Hal ini mendorong para orang tua mencarikan sekolah yang bagus program pembinaan Al-Qur’annya. Maka lembaga pendidikan yang memberikan layanan unggulan berupa menghafal Al-Qur’an biasanya menjadi primadona bagi masyarakat. Jauh-jauh hari sebelum tahun pelajaran baru dimulai, para orang tua bergegas mendaftarkan anaknya ke sekolah tersebut.
Kesuksesan sekolah dalam menjalankan program hafalan Al-Qur’an sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru-gurunya. Para pendidik yang punya semangat tinggi dalam menghafal, apalagi hafalannya juga banyak, akan lebih mampu membina siswanya menghafal Al-Qur’an. Sebaliknya, guru yang semangat menambah atau menjaga hafalannya rendah, maka sulit untuk mengantarkan muridnya bisa menghafal dengan baik. Harus ada keseriusan dari pengelola lembaga pendidikan untuk menguatkan hafalan dari guru-gurunya, sebagai pra syarat untuk menyukseskan program tahfidz bagi siswanya. Karena kunci kesuksesan dalam mendidik anak terletak pada keteladanan guru-gurunya, selain juga dari orang tuanya.
Sekolah Islam Terpadu Al Uswah memiliki perhatian khusus terhadap penguatan dan penjagaan hafalan Al-Qur’an guru-gurunya. Secara rutin lembaga ini menyelenggarakan tes sertifikasi untuk semua guru sebanyak 3 kali dalam setahun. Salah satunya tiap bulan Januari, Al Uswah Surabaya mengadakan sertifikasi untuk guru-guru yang punya hafalan minimal 5 juz. Alhamdulillah, pada tanggal 27-28 Januari 2023 ini ada 33 guru Al Uswah yang lulus tes hafalan tersebut. Ada beberapa guru yang lulus tes 30 juz sekali duduk. Sebagian yang lain lulus 25 juz, 20 juz, 15 juz, 10 juz. Dan yang paling sedikit hafalannya 5 juz. Mereka langsung diuji oleh Ustadz Baidun Makenun, Lc, Al Hafidz yang memiliki sanad hafalan dari Syiria.
Kompetensi hafalan Al-Qur’an guru-guru dari tahun ke tahun terus menunjukkan progres yang positif. Data guru yang hafalannya bertambah terus meningkat. Sejalan dengan sistem pembinaan setor hafalan rutin yang dijalankan di semua unit Al Uswah, yakni di SDIT, SD 2, SMPIT, dan SMAIT Al Uswah. Banyak orang yang pernah selesai setor hafalan 30 juz, tapi sedikit yang mampu merawatnya dengan baik. Bahkan beberapa kali kami menjumpai calon guru (pelamar) yang menyatakan pernah hafalan 30 juz, tapi yang lancar hanya 1-2 juz. Kompetensi hafalan guru Al Uswah ini menjadi modal berharga untuk mensupport program unggulan sekolah ini, yaitu program tahfidz Al-Qur’an.
Program unggulan di Al Uswah Surabaya dari awal pendiriannya hingga sekarang adalah program hafalan Al-Qur’an. Hal ini diperkuat dengan data hasil kajian yang dilakukan oleh tim Litbang Al Uswah. Survei yang dilaksanakan pada bulan Oktober dan Desember 2022 tentang ekspektasi orang tua terhadap program utama sekolah, dilanjutkan dengan tingkat kepuasan mereka terhadap program layanan sekolah. Hasilnya menunjukkan bahwa harapan dan kepuasan terhadap program tahfidz Al-Qur’an di Al Uswah menempati peringkat paling tinggi. Kepuasan terhadap pembiasaan ibadah harian, budaya literasi, penguatan karakter siswa juga menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi. Semoga Al Uswah Surabaya bisa istiqomah dalam menjaga mutu layanan pendidikannya, sehingga mampu mengantarkan anak-anak menjadi pemimpin teladan bangsa ke depannya.


