Orangtua Bekerja, Bagaimana Membagi Waktu Untuk Keluarga
Oleh : Diana Agustin Tri Nugrahaeni, S.Pd (Guru SD Al Uswah 2 Surabaya)
Orang tua bekerja khususnya Ibu bekerja sering kali merasa bersalah ketika harus meninggalkan anak di rumah. Tidak perlu khawatir, dengan cara yang tepat, tetap bisa menjadi orang tua yang membesarkan anak dengan baik meskipun bekerja.
Dahulu, seorang ayah dikenal sebagai pencari nafkah keluarga yang biasa bekerja di luar rumah. Posisi ibu atau perempuan adalah sebagai ibu rumah tangga yang mengurus anak dan melakukan pekerjaan rumah. Akan tetapi, sekarang keadaan sudah berbeda. Mayoritas anak jaman sekarang mempunyai dua orang tua yang bekerja di luar rumah.
Tentu ada efek yang timbul ketika kedua orang tua sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing. Sisi positifnya adalah keadaan finansial keluarga akan semakin stabil jadi mengurangi tingkat stress yang disebabkan oleh kurangnya pendapatan keluarga. Sisi negatifnya adalah kurangnya waktu yang dihabiskan bersama keluarga khususnya anak. Lalu bagaimana penyelesaian yang baik untuk para orang tua bekerja agar dapat menyediakan waktunya bagi anak mereka?
Cara-cara yang bisa ditempuh oleh orang tua bekerja adalah:
- Manajemen waktu dengan baik
Hubungan orang tua dan anak memerlukan waktu yang berkualitas untuk berkumpul secara fisik. Waktu yang dibutuhkan tidak perlu lama, yang penting orang tua konsisten meluangkan waktu bersama anak setiap hari.
- Mencari tempat kerja yang ramah keluarga.
Maksudnya di sini adalah mencari tempat kerja yang memikirkan keadaan keluarga, contohnya: jam kerja yang fleksibel bagi orang tua bekerja khususnya perempuan, memberikan cuti hamil yang ideal, adanya tempat penitipan anak di tempat kerja dan tidak banyak perjalanan bisnis keluar kota atau luar negeri. Dengan fleksibilitas dan pengertian yang diberikan oleh perusahaan tempat kerja, kita bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk keluarga.
- Atur jadwal kerja.
Coba negosiasikan dengan pimpinan atau pihak SDM tempat kerja untuk mengatur ulang jadwal kerja dengan memulai kerja lebih telat dan mengakhiri kerja lebih lama. Dengan begini, kita masih sempat untuk mengantar anak ke sekolah.
- Padukan perjalanan bisnis dengan liburan keluarga.
Pekerjaan juga bisa memungkinkan kita untuk meluangkan waktu dengan anak-anak untuk liburan yang menyenangkan. Meskipun lebih singkat dibandingkan apabila mengambil cuti, akan tetapi tetap bisa menikmati liburan bersama keluarga.
- Libatkan seluruh keluarga dalam melakukan pekerjaan rumah tangga.
Misalnya, keluarga dapat bekerja sama untuk membersihkan dapur setelah makan malam, dengan bantuan semua anggota keluarga, pekerjaan rumah tangga dapat dilakukan lebih cepat. Atau bisa juga membersihkan rumah bersama di akhir pekan. Biasakan anak melakukan pekerjaan rumah tangga sedari dini.
- Jadikan waktu dengan anak sebagai pertemuan yang berkualitas
Sesingkat apapun kesempatan orang tua untuk berinteraksi dengan anak, berusahalah agar kesempatan tersebut tidak terbuang sia-sia. Yang bisa dilakukan adalah menyapa anak dengan hangat saat orang tua tiba di rumah, menanyakan kejadian atau pengalaman yang dialaminya selama ditinggal, menjadi pendengar yang baik, berikan sentuhan fisik kepada anak seperti mengelus kepalanya, dan sisihkan juga waktu untuk membimbingnya belajar.
- Jalin komunikasi yang baik dengan yang mengurus anak kita
Saat kedua orang tua bekerja, biasanya menitipkan anak kepada pengasuh, entah itu pengasuh, nenek ataupun sanak keluarga lainnya. Komunikasi yang baik sangat berpengaruh terhadap pelayanan kasih sayang sang pengasuh terhadap anak, visi dan misi dalam mendidik anak pun setidaknya akan dapat diterjemahkan oleh pengasuh itu sendiri.
- Jangan ganti kasih sayang dengan uang
Sebagai orang tua, janganlah menggunakan uang sebagai pengganti waktu ataupun kasih sayang. Bekali anak dengan pemikiran sesuatu yang diperoleh melalui bekerja akan terasa lebih bernilai.
- Pengawasan anak itu perlu!
Penelitian menunjukkan bahwa anak yang bermasalah mayoritas berasal dari keluarga yang kurang mengawasi anaknya. Sangat penting bagi orang tua untuk mengetahui dimana anaknya, sedang bersama siapa dan berbuat apa


