Beramal Shalih Di Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah
Oleh: Admin ( Al Uswah Surabaya)
Alhamdulilah, kita kembali bertemu dengan bulan Dzulhijjah tahun ini, salah satu bulan yang dimuliakan Allah dari empat bulan lainnya dalam satu tahun. Amailyah di bulan Dzulhijjah yang paling utama adalah melaksanakan ibadah Haji. Ibadah haji merupakan amal ibadah yang utama dan sangat istimewa dikarenakan ia merupakan salah satu rukun Islam.
Umat Islam juga dianjurkan untuk memperrbanyak beramal shalih di sepuluh hari awal bulan Dzulhijjah. Karena sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah merupakan hari-hari terbaik sepanjang tahun, Rasulullah saw bersabda: “Tiada hari yang amal shalih padanya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini yaitu 10 awal Dzulhijjah, mereka bertanya: dan tidakkah juga jihad fisabilillah? beliau menjawab : tidak juga jihad, kecuali seorang yang berjihad dengan jiwa dan hartanya dan ia tidak kembali “ (HR. Bukhori, Ibnu Majah, Abu Daud dan Tirmidzi)
Diantara amaliyah yang dianjurkan untuk dilakukan pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah adalah:
- Malaksanakan Puasa ‘Arofah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Tentang keutamaan puasa hari ‘Arafah Rasulullah saw pernah ditanya tentang puasa Arofah, maka jawab beliau: Puasa Arofah menghapuskan dosa-dosa tahun lalu dan tahun berikutnya “ (HR. Muslim dan yang lainnya)
- Hari raya ‘Iedul Ad-ha, Rasulullah saw bersabda: “ Sesungguhnya hari yang paling mulya di sisi Allah adalah hari Nahr (‘Iedul Ad-ha) “ (HR. Abu Daud)
- Menyembelih hewan Qurban, Rasulullah saw bersabda : “ Tidak ada amal yang dikerjakan oleh seseorang pada hari Nahr/‘Iedul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari pada menyembelih qurban “ (HR. Hakim, Ibnu Majah dan Tirmidzi). Juga Sabda beliau saw: ” Barang siapa yang mempunyai kepangan (harta) dan tidak ber-qurban, maka jangan mendekati mushalla kami ” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)


