KEMNAS V Salam Pramuka Salam Indonesia
Oleh: Sulaikah Kurniawati (Guru SDIT Al Uswah Surabaya)
Berasa ketemu saudara sendiri, begitulah atmosfer yang terasa ketika mengikuti upacara pembukaan Perkemahan Ukhuwah Nasional (KEMNAS) ke V ini. Betapa tidak, selama ini hanya bertemu dengan saudara-saudara Pramuka satu gugus depan saja. Paling banter bertemu dengan saudara se-Jawa Timur. Kali ini istimewa, saudara seperjuangan Sekolah Islam Terpadu se-Indonesia. Mulai dari Aceh sampai Papua, ada semua. Maka angka 10 ribu peserta kemah adalah angka yang fantastis. Masya Allah. Betapa kerennya ketika Allah mengumpulkan kami dalam satu barisan acara kepramukaan ini.
Bergegas kami memasak setelah salat subuh. bahan makanan yang didapat hari itu ada nugget ayam, telur 1 kg, manisa dan kentang. Olah-olah sreng-sreng hap jadi deh sarapan mengenyangkan ala-ala anak Pramuka. He-he-he. Pukul 07.00 pagi, peserta sudah diharuskan siap menuju lapangan utama untuk upacara pembukaan. beriringan dengan kontingen lainnya, kami berjalan berbaris. Sesampai di lapangan utama, saya berpisah dari kontingen SDIT Al Uswah Surabaya. Bak seperti orang hilang, saya celingukan mencari mereka. Semua ber-coklat-coklat. Bingung mencarinya. Slayer hijau Orens yang menjadi simbol Jawa Timur menjadi perhatian utama. Tapi ya tetap saja. Begitu bertemu slayer hijau, ternyata bukan Surabaya. He-he-he ya sudahlah saya berpikiran bahwa inilah saatnya berkenalan dengan teman-teman baru. Kembali ke lapangan utama yang hijau dan luas banget.
Upacara dibuka dengan pertunjukan teatrikal pahlawan asal Sumatera Barat. Hamongan Harahap nama aslinya namun terkenal dengan nama Tuanku Tambusai. Beliau pejuang Muslim yang melawan penjajahan Belanda. Terkenal dengan nama Harimau Padri dari Rokan. Selain sebagai seorang Guru, beliau juga ahli berkuda, ahli memanah dan ahli perang. Tuanku Tambusai berhasil menyatukan suku-suku besar di tanah Sumatera dalam satu komando dalam perang Padri. Sosok yang beriman, gagah dan ditakuti oleh penjajah, adalah profil pahlawan yang layak diteladani. Selanjutnya berlangsung berupa pertunjukan aksi beladiri dan memanah oleh para perwakilan. Penggalang. Acara dibuka sekaligus Inspeksi lapangan yang dilakukan dengan berkuda oleh Ketua Kwartir Nasional, Komjen Pol (Purn). Drs Budi Waseso.
Luar biasa perform dari para pengisi acara yang notabene adalah para pemuda Pramuka. Memang sejatinya Pramuka itu begitu. Tangguh, tangkas dan bermanfaat bagi sesama. Bismillah, pengalaman hari ini bisa menguatkan amanah dalam menyongsong visi Pramuka SIT Surabaya. Pramuka Garuda. Salam Pramuka! Salam Indonesia! (Neea Sweet)


