Kisah Dibalik Sukses SNBT Siswa SMAIT Al Uswah Surabaya
Oleh: Alfie Niamah Febriana, S.Si (Bidang Diklat Yayasan UI Surabaya)
Alhamdulilah, ananda Ahmad Dzikri Robbani diterima di perguruan tinggi negeri pilihannya. Mengingat… petualangan belajar ananda tidaklah mudah. Jenjang Paud di Surabaya dan Makassar. Jenjang SD dihabiskan di tiga sekolah yang berbeda, yakni di sekolah Al Biruni Makassar Sulawesi Selatan, SDIT Al Uswah Surabaya, lalu di SDIT Insan Permata Malang Jawa Timur. Saat sekolah SMP juga ditempuh di dua kota. Yaitu di Insan Permata Malang dan SMPIT Al Uswah Surabaya. Ananda termasuk angkatan lulusan pandemi juga.
Untuk jenjang SMA alhamdulillah dari mulai kelas satu hingga kelas tiga utuh dijalani di SMAIT Al Uswah Surabaya. Satu-satunya cowok diantara tiga bersaudara, Alhamdulillah hari ini (13/6) Allah ijinkan ananda bisa lolos di salah satu pilihan jenjang kampusnya. Kabar gembira itu didapat dari si kakak, yang di tengah perjalanan pulang dari kampus sengaja buka pengumuman. Yang nunggu pengumuman sendiri masih niat nanti-nanti. Dan sehabis sholat ashar di mesjid juga belum bersegera untuk akses pengumuman.
Sebagai ibu juga bisanya banyak berdoa, harap dan takut beriringan, bermohon pengabulan. Dan Alhamdulillah, plong rasanya. Tangis tak terbendung. Terima kasih ya Le, sudah berjuang hingga titik ini, dan selamat berjuang di tempat belajar mematangkan kedewasaan. Terima kasih semua ustadz-ustadzah, Bapak Ibu Guru atas semua bimbingan dan ilmu yang tercurah bagi ananda tertib yang cool ini.
Penuh syukur kepada Allah sekaligus haru. Teriring doa bagi yang tertunda, belum mendapat kabar gembira lolos seleksi di hari ini, semoga dikuatkan dan terus optimis ananda maupun Ayah bundanya, menyikapi takdir terbaik yang Allah kirimkan. Terus berupaya bagi kelanjutan belajar ananda.


