KKN Abmas ITS Latih Siswa SMAIT Al Uswah Pemograman Komputer

Oleh: Evi Fuji Andini, S.Pd (Guru SMAIT Al Uswah Surabaya)

Bahasa pemrograman komputer banyak digunakan di perguruan tinggi yang ada di Indonesia ketika berada di tahun pertama bangku kuliah. Python merupakan salah satu bahasa pemrograman yang banyak digunakan dalam aplikasi web, pengembangan perangkat lunak, ilmu data, dan machine learning (ML). Selain itu, Python juga dikenal dengan bahasa pemrograman yang mudah dipelajari, karena struktur sintaknya rapi dan mudah dipahami.

Bahasa pemrograman ini banyak digunakan para kalangan akademisi dengan tujuan untuk membantu menyelesaikan penelitian yang tengah mereka lakukan, seperti robotika, ekonomi, data science, hingga komputasi sains. Beberapa perguruan tinggi di Indonesia menggunakan bahasa pemrograman computer pyhton pada mata kuliah dasar permrograman yang umumnya dipelajari di awal semester perkuliahan. KKN Pengabdian Masyarakat (Abmas) ITS tematik ini bertujuan untuk memberikan pelatihan yang berupa pengenalan sekaligus praktek bersama bagi siswa SMAIT Al Uswah agar memiliki skill pemrograman computer sebelum memasuki jenjang perguruan tinggi.

Abmas kali ini diikuti sebanyak 10 siswa yang terdiri dari kelas X dan XI secara mandiri mendaftar melalui GF yang dishare oleh pihak penyelenggara dan dibantu oleh pihak sekolah. Abmas ini dilakukan sebanyak 5 kali pertemuan setiap hari Selasa pukul 16.00–17.00 wib seperti halnya ekstrakurikuler. Selama berjalannya Abmas ini banyak dinamika yang terjadi, misal tidak konsistennya beberapa siswa dalam kehadiran tepat waktu di ruangan, jumlah peserta yang hadir selalu ada yang berhalangan dengan izin sakit atau ada kepentingan organisasi, dan lain sebagainya. Saat pertemuan pertama dan terakhir, mahasiswa Abmas didampingi oleh dosen yang sebagai pembimbing di kampusnya. Dan dosen yang bersangkutan merupakan salah satu orang tua siswa SMAIT Al Uswah Surabaya yang putranya masih aktif sekolah.

Dalam rangka memberikan apresiasi kepada siswa yang memiliki kesungguhan dan ketekunan selama mengikuti pelatihan, penyelenggara memberikan reward kepada dua siswa yang teraktif dan terproduktif. Enam siswa perempuan yang mengikuti aktif selama Abnas berlangsung, terdapat dua siswa yang menyandang kategori teraktif dan terproduktif. Bahkan terdapat satu siswa yang berharap pelatihan Python ini dilanjutkan hinga satu tahun ke depan, ananda atas nama Danish kelas XI IPS. Beberapa kali pihak sekolah mendampingi selama Abmas, konten materi yang disampaikan oleh kakak mahasiswa sangatlah penting untuk siswa jenjang Menengah Atas.

Kami selaku pihak sekolah sangat mengapresiasi program kampus ini yang memberikan ilmu  baru kepada siswa dan sangat bermanfaat di masa yang akan datang utamanya saat memasuki dunia kampus. Di sisi lain, agenda ini tidak mengganggu PBM [Proses Belajar Mengajar] di sekolah karena menggunakan di luar jam intra. Siswa yang mengikuti pun adalah siswa yang benar-benar minat dan atas dasar keinginan sendiri, tidak ada unsur pemaksaan dari pihak manapun. Oleh karena itu, ada kesungguhan dan komitmen di antara mereka untuk hadir dan mengikuti proses Abmas sampai selesai. Kami berharap kampus-kampus TOP lainnya pun bisa menyelenggarakan program yang sejenis dan bisa bermanfaat untuk siswa.

Insprirasi Guru Lainya