Lulus KMD, Siap Menjadi Pembina Sejati

Oleh: Sulaikah Kurniawati, S.Si (Guru SDIT Al Uswah Surabaya)

Haru, bangga, bahagia, sekaligus sedih. Rasa bercampur menghiasi suasana upacara penutupan Kursus Mahir Dasar (KMD) Pramuka pada Jumat malam 7 Juli 2023 kemarin. Haru memandangi para pelatih teladan yang sudah membersamai hari-hari pelatihan. Bangga, karena berhasil menguatkan diri melewati kawah candradimuka dan dinyatakan lulus mendapat sertifikat. Bahagia, karena sebentar lagi bertemu lagi dengan keluarga di rumah. Sedih, karena harus meninggalkan atmosfer kebaikan, hangatnya ukhuwah, serta pendidikan penuh kesiagaan di bumi Malang.

Time files. Berasa semua cepat berlalu, sepertinya baru kemarin kami tiba di sini, saling berkenalan, bermain, belajar, senam, beribadah, ngobrol, mengerjakan tugas sambil sesekali cengingisan, antri kamar mandi bahkan njemur baju. Pendadaran KMD untuk para penyelamat bumi telah berakhir, meninggalkan banyak kebaikan, kenangan, api semangat, dan cinta. Pengetahuan dan keterampilan pendidikan kepramukaan yang kami butuhkan untuk mengajar Pramuka dengan benar telah selesai ditempuh. Sebut saja Prinsip Dasar Kepramukaan yang menjadi pilar utama, harus dipegang teguh seorang pembina Pramuka.

Metode Kepramukaan dengan ragam kegiatan dan upacara sesuai golongan. Sejarah Kepramukaan serta hubungannya dengan peningkatan karakter generasi muda. Pengelolaan Gugus Depan (gudep) dan teknik kepramukaan seperti memakai kompas bidik dan kompas protektor. Aneka games, ice breaking, dan tepuk-tepuk variatif yang menyegarkan. Perlunya memahami manajemen resiko dalam sebuah kegiatan kepramukaan juga menjadi titip point yang tak boleh terlupa. Dan hal-hal kecil yang berdampak besar lainnya seperti keteladanan pelatih, kesigapan panitia, diskusi dan obrolan renyah bergizi. Semuanya adalah bekal penting bagi kami untuk mengembangkan pendidikan kepramukaan di masing-masing gudep.

Alhamdulillah, sebanyak tiga puluh tiga guru Sekolah Islam Terpadu dari beragam kota di Jawa Timur telah menyelesaikan semua itu dengan baik. Lulus tanpa ada syarat serta apresiasi yang luar biasa dari para pelatih. Alhamdulillah ala.kulli hal, semua tak lepas dari pertolongan Allah kepada kami. Allah yang menguatkan jiwa dan raga kami. Allah yang memudahkan kami untuk terus bergerak. Allah pula yang akan memberkahi langkah kami selanjutnya. Tidak mudah untuk bisa ke sini. Dan tidak mudah pula menjalani hari lalu lulus.

Ada yang unik selama proses pendadaran ini. Berhasil tercipta sebuah lagu “kebangsaan” kami yang kemudian dinyanyikan di akhir sesi. Disusun oleh tiga Pinru Penggalang dan di-indah-kan oleh para tim regu Lily, Melati dan Buaya.  Terakhir disempurnakan oleh semua peserta KMD. Berikut liriknya :

Judul : Pembina

(Gubahan lagu Sampai Jumpa – Endank Soekamti)

Pembina Pramuka

Satukan Tujuan

Bersama mencetak

Generasi Anak Bangsa

Pembina Pramuka

Teruslah berjuang

Bersama berlatih di Pusdiklat Indrakila

Hey

Sampai jumpa di lain hari

Untuk kita terus berlatih

Menjadi pembina sejati

 

Walaupun…

Tubuh kita terasa letih

Terima kasih para pelatih

Insyaallah surga menanti

—-

Baiklah KMD telah berakhir. Namun tugas besar menanti di depan. Menjadi pembina Pramuka sejati yang berdampak besar bagi siswa dan sekolah. Are you ready? (Neea Sweet)

Insprirasi Guru Lainya