Parade Literasi 2024, Penguatan Literasi untuk Calon Pemimpin Negeri
Oleh: Istiana, S.Pd. (Waka Kurikulum SDIT Al Uswah Surabaya)
SDIT Al Uswah Surabaya telah memiliki program literasi yang disusun secara rinci sebagai upaya untuk menumbuhkan budaya literasi. Program literasi di SDIT Al Uswah Surabaya semakin berkembang kreatif ketika pembelajaran dari rumah dan terus berlanjut hingga sekarang. Banyak program literasi yang telah disusun oleh tim literasi, salah satunya adalah parade literasi.
Parade literasi merupakan rangkaian kegiatan literasi yang dilaksanakan serentak kelas 1-6 untuk memperingati bulan bahasa dan sumpah pemuda. Kegiatan parade literasi meliputi lomba menulis cerita pendek, baca puisi, menulis carita dari gambar berseri, membaca nyaring, menyusun kata menjadi kalimat, mendongeng, menulis fabel, menulis puisi, dan beberapa lomba literasi lainnya.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan kepada siswa tentang berbagai aktivitas literasi yang bisa dipilih. Semua siswa diwajibkan memilih satu lomba literasi yang akan diikuti. Kemudian dari setiap kategori lomba akan dipilih 3 juara terbaik.
Rangkaian kegiatan parade literasi, dimulai tanggal 1 – 28 Oktober 2024. Awal Oktober, dimulai dengan pengumuman kegiatan parade literasi beserta jenis lombanya. Pada tanggal 7 – 11 Oktober 2024 semua siswa bisa melakukan pendaftaran lomba yang akan diikuti kepada wali kelas. Karya literasi siswa bisa dikumpulkan pada tanggal 12 – 23 Oktober 2024 . Kemudian juri akan menilai karya-karya tersebut pada tanggal 24 – 27 Oktober 2024.
Tiga karya terbaik siswa akan ditampilkan saat puncak acara parade literasi pada tanggal 28 Oktober 2024. Momen ini sekaligus menjadi sarana untuk memperingati hari sumpah pemuda. Selain tampilan finalis lomba parade literasi, terdapat juga lomba mengucapkan ikrar sumpah pemuda dan menyanyikan lagu nasional.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan budaya literasi bisa tumbuh dengan berbagai kegiatan literasi. Budaya literasi adalah budaya masyarakat yang mencakup semua usaha manusia yang berkaitan dengan membaca dan menulis. Komponen utama pembentuk budaya literasi adalah membaca, menulis dan aktivitas berpikir kritis. Tujuan budaya literasi adalah untuk menciptakan tradisi berpikir yang diikuti dengan proses membaca dan menulis untuk menciptakan karya ilmiah yang efektif. Salam literasi…


