Parenting Pengawasan Penggunaan Gadget Oleh Anak Di SD Al Uswah 2
Penggunaan Gadget saat sudah menjadi bagian dari kehidupan dan seakan tidak bisa dilepaskan dari kegiatan kita sehari-hari. Tidak hanya orangtua, orang dewasa dan para remaja, bahkan anak-anak juga mulai banyak yang berhubungan dengan penggunaan gadget ini. Agar orangtua siswa memiliki pemahaman dan bijak dalam menyikapi anak-anak usia Sekolah Dasar dalam penggunaan Gadget ini, SD Al Uswah 2 Surabaya mengadakan kegiatan Parenting yang mengambil tema Pelatihan Pengawasan Penggunaan Gadget oleh Orang Tua tanpa Mengganggu Privasi Anak
Kegiatan Parenting ini diperuntukkan bagi orangtua siswa kelas 3, kelas 4 dan kelas 5.diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 14 September 2024. Kegiatan yang menghadirkan pembicara Ibu Eldatia Utami Putri, M.Psi, Psikolog ini berlangsung di Masjid Al Wahyu Rungkut Menanggal Sirabaya. Dalam pemaparan materinya, pembicara menyampaikan bahwa penggunaan gadget memiliki dampak positif dan negatif.
Dampak positif penggunaan gadget di antaranya: Memudahkan dalam komunikasi. Memudahkan dalam mengakses informasi. Dan Mengasa kreativitas anak. Sedangkan dampak negatif penggunaan gadget di antaranya: Mempengaruhi kesehatan jasmani. Mempengaruhi mood kurang baik. Membuat kecanduan. Membuat tidak fokus dan tidak peka pada lingkungan sekitar. Membuat lupa waktu dan malas beraktivitas lain. Mengurangi sosialisasi dengan lingkungan sekitar.
Anak-anak bisa fokus ketika bermain gadget namun tidak dapat fokus dengan hal lain, ini disebabkan karena saat menggunakan gadget hampir semua panca indra manusia mendapat banyak stimulus. Akhir-akhir ini mulai banyak disosialisasikan untuk menonton video penuh dan membaca artikel panjang.
Pemateri kemudian menyampaikan cara-cara mengatasi dampak negatif pada gadget yang dapat dilakukan orangtua terhadap anak-anaknya. diantaranya:
- Ketika menemukan anak sedang melihat konten yang tidak sesuai, orang tua dapat menanyakan konten tersebut kepada anak dengan mensejajarkan posisi mata dengan anak dan menggunakan bahasa serta nada yang halus, sehingga anak tidak blocking.
- Membatasi waktu anak saat bermain gadget. Sebelumnya harus dibuat kesepakatan dengan anak tentang waktu penggunaannya.
Terkait privasi untuk anak di usia kelas 3-5, pemateri menyampaikan bahwa orang tua masih mempunyai hak mengetahui semua yang dilihat oleh anak-anaknya. Selain itu peran seorang ayah sangat penting dalam mendidik anak dengan sikap tegas dan disiplin, terutama untuk anak laki-laki. Pemateri kemudian menyampaikan beberapa alternatif aktivitas untuk anak-anak agar memiliki kegiatan selain berinteraksi dengan gadget, diantaranya
- Makan bersama tanpa adanya gadget.
- Pemberian worksheet seperti menggambar, berhitung, dan lain sebagainya.
- Membuat masakan bersama.
- Kegiatan yang melatih sensorik motorik anak.
Kegiatan diatas dapat dilakukan dengan memahami minat anak terlebih dahulu. Semoga anak-anak kita selalu kreatif, sholeh dan sholihah


