Pembelajaran Calistung Di SDIT Al Uswah

Oleh : Ustadzah Istiana (Guru SDIT Al Uswah Surabaya}

Sore tadi, Nizam senang sekali karena mendapatkan paket atas nama dirinya. Dan ia sudah bisa menebak bahwa paket yang dikirim adalah paket yang ditunggu-tunggu. Paket apakah itu??? Yaa, Nizam sedang menunggu kiriman buku antologi keduanya. Alhamdulillah, akhirnya yang ditunggu-tunggu datang sore ini.

Dalam paket tersebut berisi 3 buku, 1 lembar sertifikat, 1 lembar voucher. Nizam mendapatkan sertifikat cetak karena tulisannya berhasil terpilih dalam 5 naskah terfavorit, Alhamdulillah. Tentu saja capaian Nizam ini tidak lepas dari proses belajarnya selama kelas 1-3 di SDIT Al Uswah Surabaya.

Di SDIT Al Uswah Surabaya, fokus pembelajaran untuk kelas 1-3 adalah tuntas calistung. Dimana proses belajarnya diberikan secara bertahap, sehingga siswa bisa mengikuti pembelajaran calistung dengan mudah. Misalnya, untuk menulis, siswa mulai belajar menulis dengan rapi, membuat kalimat berdasarkan gambar, membuat paragraf berdasarkan gambar berseri, sampai membuat cerita pendek (cerpen) semua diberikan secara bertahap.

Untuk memberikan penghargaan atas proses belajar calistung siswa, biasanya di akhir tahun akan ada perayaan calistung.Alhamdul illah, di akhir tahun kelas 3 lalu kakak Nizam berhasil masuk 5 besar terbaik dalam menulis paragraf berdasarkan gambar berseri.

Kemudian dalam event nulis bareng (nubar) yang diadakan oleh Omera Pustaka, tulisan kakak nizam telah menjadi bagian dari 2 buku antologi anak. Ternyata pilihan sekolah yang tepat, bisa membantu putra/i kita untuk mengembangkan potensinya

Yuuk daftar sekolah di Al Uswah Surabaya

Artikel Lainya