Pentingnya Sarapan Bagi Anak

Oleh: Diana Agustin Tri Nugrahaeni, S.Pd (Guru SD Al Uswah 2 Surabaya)

Sudah sejak sebelum masa pandemi SD Al Uswah 2 sudah melaksanakan kegiatan sarapan Bersama selama sepekan sekali. Namun, Ketika pandemi dan kegiatan belajar mengajar harus dilaksanakan secara daring, kegiatan sarapan bersama dilakukan bersama-sama namun di rumah sendiri-sendiri.         Saat pembelajaran Kembali masuk normal, SD kami masih melakukan pembatasan kegiatan yang sifatnya Bersama dan membuka masker untuk mengantisipasi penularan yang masih mungkin terjadi.

                Saat ini, kegiatan sekolah sudah berlangsung secara normal dan sekolah mulai melaksanakan kegiatan yang sempat tertunda. Pagi ini memulai lagi kegiatan sarapan Bersama di seluruh jenjang. Pelaksanaan kegiatan sarapan bersama di jenjang masing-masing. Bahkan di jenjang kelas 3 sarapan Bersama dilakukan setelah memanen tempe yang dibuat sendiri sebelumnya untuk pelajaran teknologi pangan.

Kenapa sarapan pagi penting untuk anak sekolah? Anak sekolah harus sarapan pagi. Sebab, tubuh membutuhkan asupan nutrisi. Untuk itu, penting dipahami mengenai manfaat sarapan pagi bagi siswa. Dalam peningkatan konsentrasi belajar tentu dapat membawa dampak meningkatkan prestasi belajar siswa. Salah satu caranya ialah makan pagi atau biasa disebut dengan sarapan. Melansir laman RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, makan pagi atau sarapan mempunyai peranan penting bagi anak sekolah usia 6-14 tahun. Yaitu untuk pemenuhan gizi di pagi hari, dimana anak-anak berangkat ke sekolah dan mempunyai aktivitas yang sangat padat di sekolah.

Jika anak-anak terbiasa sarapan pagi, maka akan berpengaruh terhadap kecerdasan otak, terutama daya ingat anak sehingga dapat mendukung prestasi belajar anak ke arah yang lebih baik. Sumber energi awal setiap orang harus memulai hari mereka dengan cukup energi sebagai modal untuk melakukan aktivitas, dimana pagi hari adalah start awal. Sayangnya, masih banyak anak yang tidak melakukan sarapan pagi, mereka lebih memilih mengonsumsi makanan jajanan di luar rumah atau di sekolah yang kualitas gizinya tidak terjamin. Untuk itu, orangtua harus memahami bahwa sarapan bagi anaknya sangat penting. Berikut ini manfaat sarapan pagi bagi siswa. Manfaat sarapan pagi bagi siswa 1. Menjaga kesehatan Bagi anak yang sudah terbiasa sarapan pagi sebelum memulai kegiatannya, ia akan mempunyai sistem kekebalan tubuh yang kuat yang berarti tidak akan mudah terserang oleh penyakit. Ini karena tubuhnya sudah diberikan cukup gizi pada pagi hari yang berguna memperkuat sistem imun.

Adapun manfaat sarapan pagi bagi siswa juga dapat menghindari risiko anak kekurangan gizi serta obesitas. Dengan memberikan anak nutrisi yang cukup melalui makanan yang dikonsumsi, maka akan berpengaruh terhadap pertumbuhan mental dan fisik anak. 3. Mampu menguatkan tubuh Anak-anak yang seringkali melewatkan sarapan pagi, akan cenderung lebih rentan mengalami fisik yang lemah. Tidak menyantap sarapan pagi, dapat membuat tubuh anak terasa lemas dan daya konsentrasi dalam menyimak pelajaran yang ia dapat menjadi menurun. Hal ini disebabkan karena perut yang kosong tidak memiliki energi. Efek lainnya yang mungkin timbul adalah berat badan anak yang tidak ideal dan fisik tubuh yang terlihat kurus.

Selanjutnya pentingnya sarapan untuk anak sekolah adalah meningkatkan kerja otak untuk kesiapan belajar di sekolah. Otak juga mendapatkan nutrisi dari sarapan sehingga otak dapat berpikir lebih baik dan cepat. Selain itu sarapan pagi juga meningkatkan konsentrasi.

Daya konsentrasi anak meningkat Lantaran energi yang dibutuhkan tubuh anak sudah tercukupi melalui sarapan pagi, maka akan membuat daya konsentrasi anak menjadi lebih kuat. Hal ini akan berbeda dengan anak yang sering melewatkan sarapan pagi, jika tidak terkendali, bisa-bisa mereka tertidur di dalam kelas. Daya konsentrasi yang baik akan membuat hasil belajar anak menjadi lebih maksimal.

Selain itu, manfaat sarapan pagi bagi siswa ialah dapat mencegah penyakit maag. Sarapan pagi membuat lambung terisi makanan sehingga dapat menetralisir asam lambung. Lambung yang terlalu lama kosong dapat mengakibatkan rasa perih di lambung dan berakibat sakit maag.

Kalau sarapan pagi sudah menjadi kebiasaan, ini merupakan satu langkah yang baik karena dengan saperti ini anak akan terhindar untuk mencari makanan yang kurang baik bagi kesehatan untuk pengganti sarapan paginya.

Insprirasi Guru Lainya