Program Pengabdian Masyarakat Fak. Kedokteran UNAIR Di SMAIT Al Uswah
Penggunaan antibiotik yang relatif tinggi menimbulkan berbagai dampak permasalahan di seluruh dunia (Center for Disease Control and Prevention, 2013). Permasalahan yang dapat timbul dari penggunaan antibiotik yang tidak rasional adalah munculnya resistensi antibiotik. Resistensi antibiotik adalah kemampuan bakteri untuk bertahan hidup dari efek serangan antibiotik sehingga bakteri menjadi kebal terhadap pengobatan dan menimbulkan lebih banyak masalah. Resistensi antibiotik semakin cepat, dan ini merupakan ancaman masalah kesehatan dunia.
Untuk tujuan diatas telah dilaksanakan Program Pengabdian Masyarakat dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga di SMAIT Al Uswah Surabaya. Program ini berupa penyuluhan kepada siswa-siswi dengan mengambil tema “Pemberdayaan Murid Sekolah Menengah Atas di Kota Surabaya pada Penanggulangan Resistensi Antimikroba”
Salah satu target penyuluhan adalah pelajar SMAIT Al Uswah Surabaya yang merupakan agen perubahan di masa depan, diharapkan memiliki peran untuk mendiseminasikan ilmu pengetahuan yang diperolehnya kepada rekan-rekan, lingkungan keluarga, maupun media sosial.
Kegiatan dilakukan dengan 3 rangkaian acara kegiatan:
- Seminar pengendalian resistensi antimikroba yang di ikuti oleh murid SMAIT Al Uswah Surabaya kelas XI dengan menghadirkan narasumber dari KOMITE PPRA (Penanggulangan Pengendalian Resistensi Antibiotik) RSUD Dr Soetomo dan KPRA Pusat.
- Focus grup discussion untuk kaderisasi murid SMAIT Al Uswah Surabaya kelas XI sebagai duta antimikroba di lingkungan sekolahnya.
- Pemberdayaan peran murid SMA untuk melakukan edukasi melalui pembuatan media edukasi tentang ancaman Resistensi Antibiotik untuk didesiminasikan melalui media sosial. (efa)


