Shubuh Bangunlah

Oleh : Sulaikah Kurniawati (Guru SDIT Al Uswah Surabaya)

Jika ada sebuah pertanyaan : Salat fardlu apa yang paling sulit dilakukan? ; maka jawabannya adalah Salat Subuh. Yup salat subuh dirasakan paling sulit dilakukan baik dari kalangan anak-anak maupun yang sudah beranak-pinak seperti kita. Udara subuh yang segar membuat kita enggan untuk melepas selimut yang menempel di badan. Apalagi jika di kamar kita ada pendingin udara, semakin menambah beban gravitasi kasur.

Upaya untuk bangun subuh dengan bantuan alarm pun seringkali kandas. Kita lebih memilih untuk meng-snoze-kan alarm nambah sekian menit lagi baru bangun. Dan ternyata tidak sekian menit kemudian, tapi satu jam kemudian. Hayo, siapa yang suka begitu? Ngaku …

Berbicara tentang subuh, jadi ingat, peristiwa sekitar tahun 2005 dulu. Saat itu saya dalam sebuah perjalanan beasiswa ke daerah Jawa Tengah bersama teman-teman mahasiswa dari berbagai kampus di Jawa Timur. Kebetulan saya sekamar dengan dua mahasiswi cantik. Setiap subuh, saya selalu bertugas membangunkan kedua mahasiswi tersebut untuk salat. Apa hasilnya? Nihil, Ferguso. Mereka tidak (mau) bangun, dan memilih tidur sampai matahari bersinar terang. Lalu mereka pun salat Subuh setengah Dhuha (salat opo jenenga iku). Beberapa kali saya menasehati, pentingnya salat, dan sebagainya, tapi tidak mempan. Ya wajar sih. Mereka begitu karena memang pemahamannya masih sebatas itu dan bisa jadi juga dibiasakan sejak kecil. Lagian ya siapa gue gitu, baru kenal udah sok nasehati.

Balik ke salat Subuh. Apa sih istimewanya? Mari kita tengok Hadits Nabi Muhammad Saw berikut ini : ‘Ya Allah berkahilah umatku selama mereka senang bangun Subuh.” (HR Tirmizi, Abu Daud, Ahmad dan Ibnu Majah).

Rasulullah mendoakan kita, yang senang bangun dan salat shubuh, supaya kita mendapatkan keberkahan. Ini Rasulullah lho gaes yang berdoa, bukan orang biasa seperti kita . Tidak ada hijab antara Rasulullah dan Allah. Doa beliau pasti diijabah Allah. Masa’ iya tidak tertarik dengan doa beliau?

Kemudian ada satu lagi hadits terkait salat Subuh : ”Siapa yang menunaikan shalat Subuh maka ia berada dalam jaminan Allah. Maka, jangan kamu mencari jaminan Allah dengan sesuatu (selain dari shalat), yang pada saat kamu mendapatkannya justru kamu tergelincir ke dalam api neraka.” (HR Muslim).

Kita yang menunaikan salat Shubuh (di awal waktu) berada dalam jaminan Allah. Jaminan Allah ini tiada duanya lho. Analognya begini, jika kita jual beli online kan ada proteksi jaminan untuk barang yang kita beli ya. Jaminan dari marketplace yang sifatnya receh duniawi seperti itu saja sudah membuat kita tenang, apalagi jaminan dari Allah. Jauh lebih hebat dan tak tertandingi kan ya? Hidup kita akan dijamin Allah langsung. Siapapun pasti tidak menolak kan jaminan dari Allah.

Wow luar biasa ya keutamaan Salat Subuh itu. Maka karena luar biasanya pula, tidak mudah untuk kita menunaikannya. Ada saja alasan yang mengikuti. Padahal secara fasilitas dan kesempatan, kita punya semua. Kita juga tidak dalam bencana perang atau kelaparan, bukan?

Maka dari itu kawan, mari kita benahi hidup dengan memperbaiki salat Subuh kita setiap hari. Waktu-waktu subuh yang segar, mari kita manfaatkan untuk men-charge ruhiyah kita. Berkomunikasi dengan Allah. Waktu subuh adalah waktu yang istimewa untuk kita menyampaikan munajat pada Allah. Sampaikan keinginan dan harapan-harapan kita pada Yang Maha Mengabulkan Doa.

Oh ya, pastikan kita mengakhiri salat subuh tidak dengan tidur lagi namun dengan dzikir dan doa pagi yang matsur atau tilawah Al Quran.

Gimana? Kalian mau didoakan Rasulullah kan?

Insprirasi Guru Lainya