Tim Eco-School SDIT Al Uswah Memanfaatkan Sampah Wadah Makanan
Sebelum terjadinya Pandemi, kegiatan makan siang untuk siswa-siswi SDIT Al Uswah Surabaya di sekolah dikemas dalam bentuk prasmanan. Kegiatan makan siang berhenti saat terjadi Pandemi Karena siswa-siswi harus belajar di rumah secara online. Alhamdulillah memasuki tahun ajaran baru 2022/2023 kegiatan belajar sudah diperbolehkan pengajaran tatap muka (PTM). Dan kegiatan makan siang kembali diadakan di sekolah.
Ketika sudah PTM 100%, kebutuhan makan siang menjadi tak terelakkan. Dalam memenuhi kebutuhan makan siang siswa, teknis prasmanan pun harus dipertimbangkan ulang karena alasan kesehatan. Maka win-win solution disaat Pandemi belum selesai seperti ini, sekolah mengambil keputusan untuk menyediakan makan siang dengan wadah sekali pakai dan langsung dibuang.
Walhasil dengan wadah sekali buang tersebut akan terjadi peningkatan jumlah sampah. Dalam sehari bisa 600 sampah dihasilkan. Terus gimana dong? Daripada mengutuk kegelapan, mending kita menyalakan lilin. Teman-temen Squad ECO School berinisiatif mengumpulkan sampah kotak makan dari kelas ke kelas lalu menjualnya ke pengepul. Harapannya nanti sampah-sampah tersebut dapat didaur ulang untuk barang bermanfaat. (Neea Sweet)


